Evaluasi Implementasi Standar Akreditasi SNARS Edisi 1.1 pada Pelayanan Farmasi RS Multazam dalam Meningkatkan Kepuasan Pasien
DOI:
https://doi.org/10.38035/dhps.v3i4.3357Keywords:
Akreditasi Rumah Sakit, Pelayanan Kefarmasian, Keselamatan Pasien, Waktu Tunggu Obat, Kepuasan PasienAbstract
Penerapan standar mutu dalam pelayanan kesehatan merupakan instrumen penting untuk menjamin keselamatan pasien sekaligus menekan risiko terjadinya kesalahan pengobatan di rumah sakit. Namun, dalam tataran operasional harian, pemenuhan regulasi akreditasi tersebut sering kali membentur realitas keterbatasan daya dukung internal berupa kapasitas ruang fisik dan kelangkaan kuantitas sumber daya manusia di daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian implementasi standar akreditasi pelayanan kefarmasian (PKPO) dan sasaran keselamatan pasien (SKP 3) di RS Multazam Gorontalo. Dan untuk mengidentifikasi kendala operasional akibat keterbatasan SDM dan fasilitas farmasi serta gambaran kepuasan pasien terkait waktu tunggu pelayanan obat. Metode riset yang digunakan adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif deskriptif, di mana pengumpulan data dilakukan melalui teknik wawancara, observasi, dan studi dokumentasi terhadap empat penanggung jawab kelompok kerja akreditasi lintas disiplin (PKPO, SKP, KPS, PPI) selaku informan kunci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara prosedural, RS Multazam telah berhasil mengimplementasikan alur PKPO dan SKP 3 dengan baik pasca transisi ke standar LAM-KPRS, yang dibuktikan dengan penurunan angka Insiden Keselamatan Pasien (IKP) obat sebesar 40% dan kenaikan indeks kepuasan pasien secara umum. Kendati demikian, evaluasi lapangan mendeteksi adanya kendala struktural yang berat, meliputi kelangkaan kuantitas tenaga kefarmasian yang memicu keluhan pasien terhadap lamanya waktu tunggu obat racikan pada jam sibuk, kekosongan fungsi apoteker klinis per Juni 2025, kapasitas ruang apotek yang terlalu sempit sehingga menghambat jarak aman obat kategori Look Alike Sound Alike (LASA), serta belum optimalnya integrasi e-resep pada sistem komputer rumah sakit.
References
Akmar, M. (2026). Analisis Faktor-Faktor Determinan dalam Perencanaan Strategis RS. Multazam Gorontalo di Kota Gorontalo. Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (JIMT), 7(3), 124–135. https://doi.org/10.38035/jimt.v7i3
Akmar, M., Baderan, U. S., & Makur, D. S. (2026). Revisiting Patient Loyalty in Healthcare: The Mediating Role of Patient Satisfaction in the Relationship between Service Quality and Hospital Image. Asian Journal of Management Entrepreneurship and Social Science (AJMESC), 6(2), 1010–1024.
Fadhallah, R. A. (2021). Wawancara. UNJ Press.
Hasanah, H. (2017). Teknik-Teknik Observasi (Sebuah Alternatif Metode Pengumpulan Data Kualitatif Ilmu-Ilmu Sosial). At-taqaddum, 8(1), 21–46. https://doi.org/10.21580/at.v8i1.1163
Kemenkes RI. (2022). Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/1128/2022 Tentang Standar Akreditasi Rumah Sakit. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI). https://keslan.kemkes.go.id/unduhan/fileunduhan_1654499045_682777.pdf
Patanduk, D. W., Maidin, H. M. A., & Arifah, N. (2021). Gambaran pelayanan kefarmasian dan penggunaan obat berdasarkan pedoman SNARS edisi 1.1 di RS Elim Rantepao: Description of pharmaceutical services and drug use based on the SNARS guidelines edition 1.1 at Elim Rantepao Hospital. Hasanuddin Journal of Public Health, 2(2), 185–199. https://doi.org/10.30597/hjph.v2i2.24534
Priyoherianto, A., Iswandi, Fitriany, E., & Budi, D. L. (2025). Implementasi Sistem Manajemen Logistik Obat Di Rumah Sakit Mitra Sehat Mandiri Sidoarjo. JFL (Jurnal Farmasi Lampung), 15(1), 42–54. https://doi.org/10.37090/jfl.v14i1.2116
Sugiyono, M. (2020). Metode Penelitian Kualitatif. Untuk Penelitian yang Bersifat Eksploratif, Enterpretif, interaktif, dan konstruktif. Cocok untuk 1. Mahasiswa SI, S2, dan S3. 2. Dosen dan Peneliti (3 (ed.); 3 ed.). Alfabeta.
Syamsuddin, N., Simbolon, G. A. H., Surni, Gani, R. A., Bugis, H., Towe, M. M., Guntur, M., Maulidah, S., Taufik, M., Presty, M. R., & Pitri, N. A. D. (2023). Dasar-Dasar Metode Penelitian Kualitatif. Yayasan Hamjah Diha.
Utami, M. (2018). Sekjen Kemenkes Luncurkan Instrumen Akreditasi SNARS Edisi 1. Kemenkes RI. https://kemkes.go.id/id/ sekjen-kemenkes-luncurkan-instrumen-akreditasi-snars-edisi-1
Warsiyah, W. (2016). Manajemen Mutu Dalam Pengembangan Kompetensi Guru. Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam dan Sosial, 3(1), 77–98. https://doi.org/10.21580/wa.v3i1.874
Wiasa, N. D. (2021). Kendali Mutu Dan Kendali Biaya Rumah Sakit: Strategi Value-Based Healthcare di Era JKN. Madza Media. https://kms.kemkes.go.id/contents/1779245812443-3fc205577daf1a4b1a9ed3a764ed9773.pdf
Widyawati. (2019). Mutu Pelayanan Kesehatan Indonesia Diakui Secara Internasional. Kemenkes RI. https://kemkes.go.id/id/mutu-pelayanan-kesehatan-indonesia-diakui-secara-internasional
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Akmar Maman, Umar Sako Baderan, Dharmawaty S. Makur

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Copyright :
Authors who publish their manuscripts in this journal agree to the following conditions:
- Copyright in each article belongs to the author.
- The author acknowledges that the DHPS has the right to be the first to publish under a Creative Commons Attribution 4.0 International license (Attribution 4.0 International CC BY 4.0).
- Authors can submit articles separately, arrange the non-exclusive distribution of manuscripts that have been published in this journal to other versions (for example, sent to the author's institutional repository, publication in a book, etc.), by acknowledging that the manuscript has been published for the first time at DHPS.























