Hubungan Lingkungan Fisik dengan Angka Kuman Udara di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit X

Authors

  • Allifa Tessa Pertiwi Universitas Jambi, Jambi, Indonesia
  • Anis Tatik Maryani Universitas Jambi, Jambi, Indonesia
  • Ilham Universitas Jambi, Jambi, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38035/dhps.v4i1.3602

Keywords:

Angka Kuman Udara, Lingkungan Fisik, Ruang Rawat Inap, Suhu

Abstract

Kualitas udara di ruang rawat inap berperan penting dalam mencegah infeksi nosokomial. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan faktor lingkungan fisik dengan angka kuman udara di ruang rawat inap Rumah Sakit X Tahun 2026. Penelitian menggunakan desain cross-sectional pada 8 ruang rawat inap dengan tiga kali pengukuran (pagi, siang, dan malam). Variabel yang diteliti meliputi suhu, kelembaban, pencahayaan, kepadatan hunian, sanitasi ruang, dan angka kuman udara. Analisis menggunakan uji Chi-Square dan regresi logistik berganda. Sebanyak 66,7% ruang rawat inap memiliki angka kuman udara yang tidak memenuhi syarat. Suhu berhubungan signifikan dengan angka kuman udara (p=0,014; PR=2,000; 95% CI=1,225–3,265), sedangkan kelembaban, pencahayaan, dan sanitasi ruang tidak berhubungan (p>0,05). Kepadatan hunian tidak dianalisis karena seluruh ruang memenuhi standar. Analisis multivariat menunjukkan tidak terdapat faktor lingkungan fisik yang berpengaruh signifikan terhadap angka kuman udara. Suhu merupakan faktor yang berhubungan dengan angka kuman udara pada analisis bivariat, namun tidak berpengaruh dominan pada analisis multivariat.

References

Abdullah, M. T., & Hakim, B. A. (2011). Lingkungan Fisik dan Angka Kuman Udara Ruangan di Rumah Sakit Umum Haji Makassar, Sulawesi Selatan. Kesmas: National Public Health Journal, 5(5), 206. https://doi.org/10.21109/kesmas.v5i5.128

Aliyupiudin, Y. (2019). Aliyupiudin 2019. Jurnal Ilmiah Wijaya , 11, 1–10.

Amiroh, K., Permata, O. A., & Rahmanti, F. Z. (2019). Analisis Kualitas Udara untuk Monitoring Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit. InfoTekJar (Jurnal Nasional Informatika Dan Teknologi Jaringan), 4(1), 29–36. https://doi.org/10.30743/infotekjar.v4i1.1549

Anggraini, D., & Hamdani, N. (2020). Pengaruh Kondisi Fisik Lingkungan Terhadap Angka Kuman Udara dan Keberadaan Bakteri Staphylococcus di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Islam Faisal Makassar. Jurnal Promotif Preventif, 3, 22–29.

Anindya, P. (2018). Pengetahuan petugas surveilans tentang identifikasi Healthcare-Assosiated Infections di surabaya. Jurnal Berkala Epidemiologi, 130–138.

Apriliana, I. (2019). Hubungan Sanitasi Rumah Sakit dengan Jumlah Kuman Udara di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Nasional Diponegoro.

Kepmenkes RI No. 1204/Menkes/SK/X/2024, 2004 CWL Publishing Enterprises, Inc., Madison 352 (2004). http://onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1002/cbdv.200490137/abstract

Khalid, N. T. F. (2021). Gambaran Kualitas Fisik dan Bakteriologis Udara Pada Ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah Syekh Yusuf Kabupaten Gowa Makasar.

Kusumawardhani, C., Gunawan, A. T., & Cahyono, T. (2018). Faktor Lingkungan Fisik yang Berhubungan dengan Angka Kuman Udara di Ruang Rawat Inap Kelas I, II, dan III RST Wijayakusuma Purwokerto. Keslingmas, 38, 124–243.

Lomboan, C. A., Umboh, J. M. L., Barend, W., Josep, S., Kesehatan, F., Universitas, M., & Ratulangi, S. (2020). Angka Kuman Udara di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit. In Public Health and Community Medicine (Vol. 1, Number 1). https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/ijphcm

Maksum, T. S., Rofia Nurfadillah, A., Elvira, V. F., & Penelitian, A. (2024). Analisis Kualitas Bakteriologi dan Jamur di Ruang Rawat Inap RSUD Otanaha Analysis of Bacteriology and Fungal Quality in the Inpatient Room of Otanaha Regional Hospital. Jur Jurnal Kolaboratif Sains, 7(10), 3735–3742. https://doi.org/10.56338/jks.v7i10.6183

Miscasari Pratiwi, K., Gafur, A., Kesehatan Lingkungan, P., & Kesehatan Masyarakat, F. (2024). STUDI KUALITAS BAKTERIOLOGIS UDARA DI RUMAH SAKIT ISLAM FAISAL KOTA MAKASSAR. In Window of Public Health Journal (Vol. 5, Number 1).

Muntaha, R., & Caesar, D. L. (2016). Faktor Lingkungan Fisik Ruangan dengan Angka Kuman Udara Ruang Rawat Inap Gedung Siti Hajar Rumah Sakit Islam Sultan Hadlirin Jepara. Jurnal Keperawatan Dan Kesehatan Masyarakat, 1(5), 97–103. www.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id

Nugroho, D. A., Budiyono, & Nurjazuli. (2016). FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN ANGKA KUMAN UDARA DI RUANG RAWAT INAP KELAS III RSUD DR. MOEWARDI SURAKARTA. 4, 2356–3346. http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/jkm

Nurlaela, N., & Rudijanto, H. (2022). FAKTOR LINGKUNGAN FISIK YANG BERHUBUNGAN DENGAN ANGKA KUMAN UDARA DI UPTD PUSKESMAS BOJONGSARI KABUPATEN PURBALINGGA TAHUN 2022 Poltekkes Kemenkes Semarang. Tahun, 41(2). https://ejournal.poltekkes-smg.ac.id/ojs/index.php/keslingmas/issue/archive

Rois, U., Widiastuti, S., & Suralaga, C. (2023). Hubungan Pengetahuan, Motivasi dan Beban Kerja dengan Perilaku Cuci Tangan Perawat Sebagaiupaya Pencegahan Healthcare Associated Infections di RS Marinir Cilandak. Malahayati Nursing Journal, 5(9), 3031–3045. https://doi.org/10.33024/mnj.v5i9.9216

Rompas, C. L., Pinontoan, O., Maddusa, S., Kesehatan, F., Universitas, M., & Ratulangi, S. (2019). PEMERIKSAAN ANGKA KUMAN UDARA DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM GMIM PANCARAN KASIH MANADO. In Jurnal KESMAS (Vol. 8, Number 1).

Susilawati, Ilham, & Guspianto. (2021). PENGARUH KUALITAS LINGKUNGAN FISIK UDARA TERHADAP ANGKA KUMAN DI RUMAH SAKIT. Jambi Medical Journal, 9, 240–246.

Published

2026-07-12

How to Cite

Pertiwi, A. T., Maryani, A. T., & Ilham, I. (2026). Hubungan Lingkungan Fisik dengan Angka Kuman Udara di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit X . Dinasti Health and Pharmacy Science, 4(1), 1–11. https://doi.org/10.38035/dhps.v4i1.3602