Pengungkapan Emisi Karbon, Akuntansi Lingkungan, Biaya Lingkungan dan Nilai Perusahaan: Bukti Panel dari Perusahaan LQ45 Indonesia 2020-2024

Authors

  • Manggi Vera Nurcahyati Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta, Yogyakarta, Indonesia
  • Sutoyo Sutoyo Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta, Yogyakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38035/jafm.v7i1.3040

Keywords:

Carbon Emission Disclosure, Environmental Accounting, Environmental Cost, Firm Value

Abstract

Perubahan iklim menjadi persoalan global paling serius yang dihadapi saat ini akibat meningkatnya emisi gas rumah kaca dari aktivitas industri. Hal ini membuat meningkatnya perhatian investor terhadap tanggung jawab lingkungan perusahaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pengungkapan emisi karbon, akuntansi lingkungan, dan biaya lingkungan terhadap nilai perusahaan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan perusahaan LQ45 yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda setelah pengujian asumsi klasik untuk memastikan kelayakan model. Hasil penelitian menunjukkan pengungkapan emisi karbon berpengaruh signifikan negatif terhadap nilai perusahaan, akuntansi hijau berpengaruh signifikan positif, sedangkan biaya lingkungan  tidak berpengaruh signifikan. Kesimpulannya, pengelolaan dan pengungkapan lingkungan menjadi faktor penting dalam membentuk persepsi pasar dan mendukung peningkatan nilai perusahaan secara berkelanjutan, sehingga perusahaan LQ45 perlu meningkatkan transparansi dan efektivitas pengelolaan lingkungan sebagai strategi jangka panjang untuk memperkuat kepercayaan investor, reputasi, dan daya saing di pasar modal yang semakin menuntut praktik bisnis bertanggung jawab dan berorientasi pada keberlanjutan ekonomi sosial lingkungan modern global adaptif berkelanjutan.

References

Badan Pusat Statistik. 2025. Neraca Arus Energi dan Neraca Emisi Gas Rumah Kaca Indonesia 2019-2023. Nomor Publikasi: 07100.25006. Jakarta: Badan Pusat Statistik.

Budiono, S., & Handoko, J. (2024). Pengaruh Akuntansi Manajemen Lingkungan, Inovasi Hijau, dan Biaya Lingkungan Terhadap Firm value.

Bursa Efek Indonesia. (2025). Indeks LQ45 periode 2020–2024. Bursa Efek Indonesia. https://www.idx.co.id/id/data-pasar/indeks-saham/indeks-lq45

Busch, T., & Lewandowski, S. (2018). Corporate carbon performance and financial performance. Organization & Environment, 31, 336–361.

Choi, B.B., Lee, D. and Psaros, J. (2013) ‘Carbon emissions disclosures and the carbon performance of firms’, Journal of Cleaner Production, 39, pp. 318–328.

Clarkson, P., Li, Y., Richardson, G., & Vasvari, F. (2008). Revisiting the relation between environmental performance and environmental disclosure. Accounting, Organizations and Society, 33, 303–327.

Dhaliwal, D., Li, O., Tsang, A., & Yang, Y. (2011). Voluntary nonfinancial disclosure and cost of capital. The Accounting Review, 86, 59–100.

Fatemi, A., Glaum, M., & Kaiser, S. (2018). ESG performance and firm value. Journal of Business Ethics, 150, 393–414.

Freeman, R. (1984). Strategic Management: A Stakeholder Approach. Pitman.

Friede, G., Busch, T., & Bassen, A. (2015). ESG and financial performance. Journal of Sustainable Finance & Investment, 5, 210–233.

Hadiwibowo, I., Limarty, D., & Azis, M. T. (2023). Pengungkapan Emisi Karbon, Penerapan Green accounting dan Kinerja Lingkungan pada Firm value

Hapsoro, D., & Adyaksana, R. (2020). Apakah Pengungkapan Informasi Lingkungan Memoderasi Pengaruh Kinerja Lingkungan dan Biaya Lingkungan Terhadap Firm value?

Jasch, C. (2003). The use of Environmental Management Accounting (EMA) for identifying environmental costs. New York: United Nations Division for Sustainable Development.

Jasch, C. (2003). The use of Environmental Management Accounting (EMA) for identifying environmental costs. New York: United Nations Division for Sustainable Developmen

Liesen, A., Hoepner, A., Patten, D., & Figge, F. (2017). Does stakeholder pressure influence carbon disclosure? Journal of Cleaner Production, 141, 790–803.

Pertiwi, K. M., & Ariyanto, D. (2025). Pengaruh Green accounting dan Struktur Modal Terhadap Firm value dengan Good Corporate Governance sebagai Pemoderasi.

Plumlee, M., Brown, D., Hayes, R., & Marshall, S. (2015). Voluntary environmental disclosure quality and firm value. Journal of Accounting and Public Policy, 34, 336–361.

Pradnyawati, I. A. K., & Werastuti, D. N. S. (2024). Pengaruh Pengungkapan Emisi Karbon, Biaya Lingkungan, dan Good Corporate Governance terhadap Firm value.

Pradnyawati, I. A. K., & Werastuti, D. N. S. (2024). Pengaruh Pengungkapan Emisi Karbon, Biaya Lingkungan, dan Good Corporate Governance terhadap Firm value.

Sitanggang, S. U., Hutabarat, F. M., & Simbolon, R. F. (2024). Pengaruh Akuntansi Hijau, Kepemilikan Manajerial, dan Kepemilikan Institusional terhadap Firm value.

Spence, M. (1973). Job market signaling. Quarterly Journal of Economics, 87, 355–374.

Trenggono, S. R. E., & Trisnaningsih, S. (2025). Green accounting, corporate social responsibility, carbon emission disclosure, dan kinerja lingkungan terhadap nilai perusahaan: Analisis perusahaan manufaktur 2021–2023. PERMANA: Jurnal Perpajakan, Manajemen, dan Akuntansi, 17(2), 468–484.

Published

2026-03-05

How to Cite

Vera Nurcahyati, M., & Sutoyo, S. (2026). Pengungkapan Emisi Karbon, Akuntansi Lingkungan, Biaya Lingkungan dan Nilai Perusahaan: Bukti Panel dari Perusahaan LQ45 Indonesia 2020-2024. Journal of Accounting and Finance Management, 7(1), 1–9. https://doi.org/10.38035/jafm.v7i1.3040

Similar Articles

<< < 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.