Pengaruh Beban Pajak Tangguhan, Beban Pajak Kini dan Tax Planning Dalam Mendeteksi Earnings Management dengan Kualitas Audit sebagai Variabel Moderasi Pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Pada Tahun 2018 – 2022
DOI:
https://doi.org/10.38035/jafm.v7i2.3329Keywords:
Beban Pajak Tangguhan, Beban Pajak Kini, Earnings Management, Kualitas Audit, Tax Planning, Perusahaan Manufaktur BEI IndonesiaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beban pajak tangguhan, beban pajak lancar, dan perencanaan pajak terhadap manajemen laba dengan kualitas audit sebagai variabel moderasi pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (IDX) untuk periode 2019-2022. Berdasarkan UU No. 6 Tahun 1983 dan UU No. 7 Tahun 2021, pajak merupakan kontribusi wajib yang digunakan untuk kepentingan negara dan mendukung penerimaan negara. Pada tahun 2020, pandemi COVID-19 menyebabkan penurunan signifikan dalam penerimaan pajak dan penghindaran pajak. Untuk mengatasi dampak ini, pemerintah memperkenalkan insentif pajak yang memengaruhi perencanaan pajak dan komponen pajak dalam laporan keuangan. Studi ini menggunakan metode Analisis Regresi Moderasi dengan Data Panel (MRA-PD) untuk menguji pengaruh beban pajak tangguhan, beban pajak lancar, dan perencanaan pajak terhadap manajemen laba, dengan kualitas audit sebagai variabel moderasi. Data yang digunakan meliputi laporan keuangan perusahaan manufaktur yang terdaftar di IDX dari tahun 2019 hingga 2023, dengan ukuran sampel sebanyak 315 observasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa beban pajak tangguhan dan beban pajak saat ini memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap manajemen laba. Beban pajak tangguhan dengan koefisien regresi -5,607728 menunjukkan penurunan manajemen laba sebesar 5,607728% untuk setiap peningkatan 1% pada beban pajak tangguhan. Beban pajak saat ini juga berhubungan negatif dengan manajemen laba, dengan koefisien -2,292125 menunjukkan penurunan manajemen laba sebesar 2,292125% untuk setiap peningkatan 1% pada beban pajak saat ini. Namun, perencanaan pajak tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap manajemen laba. Kualitas audit juga tidak berfungsi secara signifikan sebagai variabel moderasi dalam hubungan antara beban pajak tangguhan, beban pajak saat ini, dan perencanaan pajak terhadap manajemen laba. Studi ini menyimpulkan bahwa beban pajak tangguhan dan beban pajak saat ini dapat mengurangi praktik manajemen laba, sedangkan perencanaan pajak dan kualitas audit tidak memiliki dampak yang signifikan dalam konteks ini. Temuan ini memberikan wawasan penting bagi perusahaan dalam merancang strategi pajak yang dapat memengaruhi laporan keuangan mereka.
References
Association of Certified Fraud Examiners (ACFE), 2019-2022. A Report To the Nations
CNBC Indonesia. (2023). Soal Dugaan Laporan Keuangan WSKT Dipoles, OJK Buka Suara.
DeAngelo, L. (1981). Auditor independence, ‘low balling’, and disclosure regulation. Journal of Accounting and Economics.
Ettredge, Michael L., & et al. (2008). Is Earnings Fraud Associated with High Deffered Tax and/or Book Minus Tax Levels. Journal of Practice and Theory, 27 (1), 1–33.
Ghozali, I., & Ratmono, D. (2018). Analisis Multivariat dan Ekonometrika dengan Eviews 10. Semarang: Universitas Diponegoro.
Hendartyo, M. (2020). Indonesia Officially in Recession ; Q3 Growth Rate. (pp. 3–49).
Marbun, H. U. B., & Ismail, M. (2021). Pengaruh beban pajak kini dan beban pajak tangguhan terhadap manajemen laba pada perusahaan tekstil dan garmen yang terdaftar di bei pada periode 2018 – 2020. Intelektiva, 03(04), 107–114.
Mardiasmo. (2018). Perpajakan (Revisi). Andi.
Ningsih, Sri. S., Sutadipraja, M., & Mardiana. (2020). Pajak Kini, Pajak Tangguhan, Aset Pajak Tangguhan, Liabilitas Pajak Tangguhan Terhadap Manajemen Laba. Journal of Applied Accounting and Taxation, 5(No. 2), 158–165.
Phillips, J. D., Pincus, M. P. K., & Rego, S. O. (2005). Earnings management: New Evidence Based On Deferred Tax Expense. SSRN Electronic Journal.
PSAK 46: Pajak Penghasilan, Ikatan Akuntan Indonesia (1997).
Putri, G., Abbas, D., & Mulyadi. (2024). Pengaruh Perencanaan Pajak, Beban Pajak Tangguhan, dan Ukuran Perusahaan Terhadap Manajemen Laba. : Jurnal Riset Dan Publikasi Ilmu Ekonomi, 11-20. Diambil kembali dari https://doi.org/10.61132/menawan.v2i1.92
Rohmah, F. A., Hapsari, D., & Framitha, D. (2022). Pengaruh Beban Pajak Tangguhan Dan Perencanaan Pajak Terhadap Manajemen Laba Dengan Kepemilikan Institusional Sebagai Pemoderasi. LAWSUIT Jurnal Perpajakan, Vol. 1(No. 1).
Schipper, K. (1989). Commentary Katherine on Earnings management. Commentary Katherine on Earnings management.
Scott, William. R. (2003). Financial Accounting Theory. 3nd Edition. Prentice-Hall.
Sekaran, U., & Bougie, R. (2017). Metode Penelitian untuk Bisnis: Pendekatan Pengembangan-Keahlian, Edisi 6, Buku 2. Jakarta Selatan: Salemba Empat.
Septianingrum, F., Damayanti, D., & Maryani, M. (2022). Pengaruh Beban Pajak Kini, Beban Pajak Tangguhan dan Aset Pajak Tangguhan terhadap Manajemen Laba. Studi Akuntansi, Keuangan, Dan Manajemen, 2(1), 1–13. https://doi.org/10.35912/sakman.v2i1.1429
Watts, R. L., & Zimmerman, J. L. (1986). Positive Accounting Theory. Prentice Hall.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Reva Mega Arandea, Sony Devano, Agus Puji Priyono

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish their manuscripts in this journal agree to the following conditions:
- The copyright on each article belongs to the author(s).
- The author acknowledges that the Journal of Accounting and Finance Management (JAFM) has the right to be the first to publish with a Creative Commons Attribution 4.0 International license (Attribution 4.0 International (CC BY 4.0).
- Authors can submit articles separately, arrange for the non-exclusive distribution of manuscripts that have been published in this journal into other versions (e.g., sent to the author's institutional repository, publication into books, etc.), by acknowledging that the manuscript has been published for the first time in the Journal of Accounting and Finance Management (JAFM).
























