Komunikasi Operasional Pandu dan Petugas dalam Pelayanan Kapal Pasca Integrasi IPNC di Pelabuhan Tanjung Perak

Authors

  • Mawar Audina Hardika Putri Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Dr Soetomo, Surabaya, Indonesia
  • Yenny Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Dr Soetomo, Surabaya, Indonesia.
  • Nur'annafi Farni Syam Maella Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Dr Soetomo, Surabaya, Indonesia.

DOI:

https://doi.org/10.38035/jkis.v4i3.3566

Keywords:

komunikasi operasional, pelayanan kapal, stasiun kepanduan, IPNC, Pelabuhan Tanjung Perak

Abstract

Abstract: Tanjung Perak Port is one of Indonesia's principal seaports, characterized by a high volume of vessel service activities and a strategic role as the primary logistics gateway to Eastern Indonesia. The vessel service system at Tanjung Perak Port involves multiple pilotage stations, namely Karang Jamuang Pilot Station, Gresik Pilot Station, and Surabaya Pilot Station, making operational communication a critical factor in ensuring the efficiency and continuity of vessel traffic services. The integration of these pilotage stations into the Integrated Port and Control (IPNC) system was implemented to enhance coordination efficiency and facilitate the exchange of operational information among vessel service personnel. This study aims to examine the operational communication between marine pilots and operational officers in vessel services following the implementation of the IPNC integration at Tanjung Perak Port. A qualitative approach with a descriptive research design was employed. Data were collected through observations, semi-structured interviews, and documentation involving key stakeholders engaged in vessel service operations. The findings are expected to provide a comprehensive understanding of operational communication and inter-unit coordination in supporting effective and efficient vessel services at Tanjung Perak Port.

Keywords: operational communication; vessel services; pilotage stations; Integrated Port and Control (IPNC); Tanjung Perak Port.

Abstrak: Pelabuhan Tanjung Perak merupakan salah satu pelabuhan utama di Indonesia yang memiliki tingkat aktivitas pelayanan kapal yang tinggi serta berperan sebagai gerbang distribusi logistik menuju kawasan Indonesia Timur. Karakteristik pelayanan kapal di Pelabuhan Tanjung Perak yang melibatkan beberapa stasiun kepanduan, yaitu Kepanduan Karang Jamuang, Kepanduan Gresik, dan Kepanduan Surabaya, menyebabkan komunikasi operasional menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran pelayanan kapal. Integrasi beberapa unit pelayanan kapal ke dalam Integrated Port and Control (IPNC) dilakukan untuk meningkatkan efektivitas koordinasi dan penyampaian informasi antarpetugas pelayanan kapal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komunikasi operasional antara pandu dan petugas dalam pelayanan kapal pasca integrasi IPNC di Pelabuhan Tanjung Perak. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam pelayanan kapal. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai komunikasi operasional dan koordinasi pelayanan kapal dalam mendukung kelancaran pelayanan kapal di Pelabuhan Tanjung Perak.

Kata Kunci: komunikasi operasional, pelayanan kapal, stasiun kepanduan, IPNC, Pelabuhan Tanjung Perak

References

Effendy, O. U. (2006). Ilmu komunikasi: Teori dan praktik. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Hasibuan, M. S. P. (2017). Manajemen sumber daya manusia. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Herningsih, S. W., Amirullah, A., Anggeranika, V., & Nurika, Y. (2022). Pengaruh kemampuan berkomunikasi dan penggunaan kode isyarat internasional terhadap tingkat keselamatan pelayaran kapal di pelabuhan. Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim.

Huberman, A. M., Miles, M. B., & Saldana, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Ilyas, I., dkk. (2023). Komunikasi organisasi pada PT. Master Asia Shipping Tanjungpinang. Bajang Journal.

Marbun, Y. V., & Gabriella, L. (2024). Peran digitalisasi pelabuhan dalam mendukung ketatalaksanaan pelayaran yang efektif dan transparan. Journal of Maritime and Education.

Moleong, L. J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Pace, R. W., & Faules, D. F. (2015). Komunikasi organisasi: Strategi meningkatkan kinerja perusahaan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Pasha, M. A. A., Pratomo, S. A., & Ihkamuddin, Z. (2025). Analisis kecukupan pandu dalam meningkatkan pelayanan kapal PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Tanjung Perak Surabaya. Jurnal Sains Bangunan.

Sarinten, S., Andiansyah, M., & Rahardjo, I. S. (2021). Penerapan Standard Marine Communication Phrases antara Vessel Traffic Service dengan pihak kapal. Jurnal Manajemen Transportasi dan Logistik.

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Trisnawanti, W., & Mardalena, T. (2024). Peran komunikasi efektif dalam meningkatkan efisiensi operasional di pelabuhan domestik Kabupaten Karimun. Jurnal Administrasi Sosial dan Manajemen (JASIM).

Published

2026-07-19