Analisis Wacana "Hari Bebas Berbicara": Representasi Kebebasan dan Kebenaran dalam Novel Bungkam Suara Karya J.S Khairen
DOI:
https://doi.org/10.38035/jkis.v4i3.3677Keywords:
Hari Bebas Bicara, Novel Bungkam Suara, Analisis Wacana Kritis Michel FoucaultAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana novel Bungkam Suara merepresentasikan kebebasan berbicara melalui “Hari Bebas Berbicara” dan bagaimana kebenaran diproduksi dan diregulasi dalam wacana “Hari Bebas Berbicara” di dalam novel Bungkam Suara. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan tipe deskriptif, sementara teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan dokumentasi. Analisis yang digunakan adalah analisis wacana kritis model Michel Foucault yang fokus kepada 2 hal, yaitu representasi dan misrepresentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui “Hari Bebas Bicara” yang diperoleh hanya dalam satu hari setiap tahun, penulis memperlihatkan bahwa kebebasan bukanlah sesuatu yang sepenuhnya netral. Kebebasan dapat menjadi sarana untuk menyampaikan kebenaran, mengungkap ketidakadilan, dan melawan penindasan, tetapi pada saat yang sama juga dapat disalahgunakan untuk menyebarkan fitnah, kebencian, serta membangun opini yang menyesatkan. Hal ini menunjukkan bahwa kebebasan berbicara selalu berada dalam hubungan yang erat dengan kekuasaan dan kepentingan tertentu. Sementara kebenaran digambarkan sebagai hasil pertarungan berbagai wacana yang saling bersaing untuk memperoleh legitimasi di ruang publik. Tokoh di dalam novel memperlihatkan bahwa suara yang dianggap benar seringkali dipengaruhi oleh posisi sosial, kekuasaan, dan kemampuan dalam mengendalikan informasi.
References
Fananie, Z. 2002. Telaah Sastra. Surakarta: Muhammadiyah University Press.
Khairen, JS. 2024. Bungkam Suara (Cetakan Ke-5). Jakarta: PT Gramedia Widiasarana Indonesia.
Kunandar, Alip Yog. 2017. Memahami Propaganda: Metode, Praktik, dan Analisis. Sleman: Penerbit Kanisius.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Didik Wahyu Pratama, Achmad Herman, Fadhilah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta :
Penulis yang mempublikasikan manuskripnya di jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
- Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mengakui bahwa Jurnal Komunikasi dan Ilmu Sosial (JKIS) berhak menjadi yang pertama menerbitkan dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (Attribution 4.0 International CC BY 4.0) .
- Penulis dapat mengirimkan artikel secara terpisah, mengatur distribusi non-eksklusif manuskrip yang telah diterbitkan dalam jurnal ini ke versi lain (misalnya, dikirim ke repositori institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll.), dengan mengakui bahwa manuskrip telah diterbitkan pertama kali di JKIS.






















