Komunikasi Lingkungan Dalam Pengelolaan Hutan Adat Ngata Toro di Kabupaten Sigi Sulawesi Tengah
DOI:
https://doi.org/10.38035/jkis.v4i3.3678Keywords:
Etnografi Komunikasi, Komunikasi Lingkungan, Pengelolaan Hutan AdatAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model komunikasi lingkungan yang diterapkan oleh masyarakat adat Ngata Toro dalam pengelolaan hutan adat, mengetahui nilai-nilai kearifan lokal yang menjadi dasar dalam praktik komunikasi lingkungan masyarakat adat dalam pengelolaan hutan adat, serta menganalisis tantangan yang dihadapi oleh masyarakat adat Ngata Toro dalam mempertahankan praktik komunikasi lingkungan di tengah arus modernisasi dan kebijakan pemerintah. Penelitian ini menggunakan perspektif penelitian kualitatif dengan tipe deskriptif. Metode yang digunakan adalah metode etnografi komunikasi dan dipadukan dengan teori komunikasi lingkungan milik Robert Cox yang terdiri atas dua hal, yaitu pragmatis dan konstitutif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perspektif etnografi komunikasi masyarakat Ngata Toro memiliki pola komunikasi yang khas dan terstruktur dalam mengatur hubungan antara manusia, alam, dan lembaga adat. Berdasarkan teori komunikasi lingkungan Robert Cox, komunikasi lingkungan di Ngata Toro berfungsi sebagai sarana pragmatis dan konstitutif. Secara pragmatis, komunikasi digunakan untuk menyampaikan aturan, mengoordinasikan tindakan, serta menyelesaikan berbagai masalah yang berkaitan dengan pengelolaan hutan. Secara konstitutif, komunikasi membentuk cara pandang masyarakat terhadap lingkungan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sosial, budaya, dan spiritual mereka. Pada akhirnya, keberhasilan pengelolaan Hutan Adat Ngata Toro tidak hanya ditentukan oleh aspek kelembagaan dan regulasi adat serta kerja sama dengan berbagai pihak. Akan tetapi juga ditentukan oleh efektivitas komunikasi lingkungan yang mengintegrasikan nilai budaya, pengetahuan lokal, dan partisipasi masyarakat.
References
BPS Kabupaten Sigi. 2023. Kecamatan Kulawi Dalam Angka. Palu: Pixel Printing.
Cox, Robert and Phaedra C. Pezzulo. 2018. Environmental Communication and the Public Sphere. California: Sage Publications Inc.
Desfandi, Mirza. 2014. Urgensi Kurikulum Pendidikan Kebencanaan Berbasis Kearifan Lokal di Indonesia. Social Science Education Journal: Volume 1 Nomor 2.
Silalahi, Efrial Ruliandi. 2022. Masyarakat Adat: Sebuah Harapan dan Perjuangan. Bantul: Bening Pustaka.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Edy Wicaksono, Sitti Murni Kaddi, Fadhilah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta :
Penulis yang mempublikasikan manuskripnya di jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
- Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mengakui bahwa Jurnal Komunikasi dan Ilmu Sosial (JKIS) berhak menjadi yang pertama menerbitkan dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (Attribution 4.0 International CC BY 4.0) .
- Penulis dapat mengirimkan artikel secara terpisah, mengatur distribusi non-eksklusif manuskrip yang telah diterbitkan dalam jurnal ini ke versi lain (misalnya, dikirim ke repositori institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll.), dengan mengakui bahwa manuskrip telah diterbitkan pertama kali di JKIS.






















