Strategi Komunikasi Digital Affiliator TikTok dalam Membangun Kepercayaan Pengguna: Studi Kasus Kak Lila

Authors

  • Sariati Universitas Esa Unggul, Jakarta, Indonesia.
  • Fajarina Universitas Esa Unggul, Jakarta, Indonesia.

DOI:

https://doi.org/10.38035/jkis.v4i3.3704

Keywords:

tiktok, social commerce, digital communication strategy, source credibility

Abstract

Abstrak: Penelitian ini mengkaji bagaimana seorang affiliator TikTok membangun kepercayaan pengguna melalui strategi komunikasi digital dalam konteks social commerce. Pertumbuhan pesat TikTok Affiliate dan meningkatnya persaingan antar‑affiliator menciptakan research gap, karena sebagian besar penelitian sebelumnya lebih menyoroti minat beli dan keputusan pembelian daripada proses komunikasi yang membentuk kepercayaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi komunikasi digital yang digunakan oleh affiliator Kak Lila serta mengidentifikasi hambatan yang dihadapinya dalam membangun kepercayaan pengguna pada platform TikTok. Dengan menggunakan paradigma konstruktivis dan pendekatan kualitatif studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan Kak Lila dan sejumlah pengikut, observasi nonpartisipan terhadap konten video dan sesi live streaming, serta dokumentasi akun TikTok. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi digital Kak Lila terstruktur berdasarkan tiga dimensi kredibilitas sumber, yaitu expertise, trustworthiness, dan attractiveness yang diperkuat oleh konsistensi konten, seleksi produk, dan layanan kepada pengguna. Expertise tercermin melalui fokus niche home living dan uji coba produk; trustworthiness tampak dalam seleksi produk yang ketat, transparansi, dan pemberian garansi; sedangkan attractiveness muncul melalui persona yang relatable dan gaya bahasa percakapan. Novelty penelitian ini terletak pada pemodelan praktis strategi komunikasi affiliator yang memadukan tiga dimensi kredibilitas dengan konsistensi untuk membangun kepercayaan pengguna dalam social commerce berbasis TikTok.

References

Alcántara-Pilar, J. M., Rodriguez-López, M. E., Kalinić, Z., & Liébana-Cabanillas, F. (2024). From likes to loyalty: Exploring the impact of influencer credibility on purchase intentions in TikTok. Journal of Retailing and Consumer Services, 78, 103709.

Asemah, E. S., & Ogwo. (2013). Application of Source Credibility Theory in Political Campaigns. Makurdi Journal of Communication.

Azmi, N., Afriyani, T., & Kurniaty, D. (2025). The Influence of TikTok Affiliate Digital Marketing Strategy on Generation Z Purchase Intentions in Jakarta, Indonesia. Golden Ratio of Marketing and Applied Psychology of Business, 5(1), 168–184. https://doi.org/10.52970/grmapb.v5i1.891

Bogoevska-Gavrilova, I., & Ciunova-Shuleska, A. (2022). Source Credibility Theory Applied to Influencer Marketing. Economic Development/Ekonomiski Razvoj 24.

Creswell, J. W., & Inoue, M. (2025). A process for conducting mixed methods data analysis. Journal of General and Family Medicine, 26(1), 4–11.

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2016). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches. Sage publications.

DataIndonesia.id. (2025, August). Media Sosial Dengan Rata-rata Durasi Akses Paling Lama Oleh Warga Indonesia di HP Android. Https://Www.Instagram.Com/p/DSPgRt4koX5/?Hl=en.

Pratiwi, W. D., Sofiawati, S., Dopo, E. A., Khairunnisa, F., & Ardita Ramadhan, I. (2025). Peranan Komunikasi Persuasif dalam Strategi Komunikasi Pemasaran PT Citra Karsa Dinamika. Komunikata57: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi, 6(1), 133–140.

Enworo, O. C. (2023). Application of Guba and Lincoln’s parallel criteria to assess trustworthiness of qualitative research on indigenous social protection systems. Qualitative Research Journal, 23(4), 372–384.

Ferdianto, R., Nurcahyo, S. A., Wahyuni, E. R. N., & Aisyah, S. (2024). TikTok Made Me Buy It: Analyzing the Influence of Content Marketing and Engagement on Generation Z’s Purchase Intention. Strata Social and Humanities Studies, 2(2), 103–112. https://doi.org/10.59631/sshs.v2i2.258

Hatamleh, I. H. M., Safori, A. O., Habes, M., Tahat, O., Ahmad, A. K., Abdallah, R. A. Q., & Aissani, R. (2023). Trust in Social Media: Enhancing Social Relationships. Social Sciences, 12(7). https://doi.org/10.3390/socsci12070416

Julmaharani, Ramli, R., & Fajarina. (2020). Strategi Komunikasi Pemasaran PT Media Fajar dalam Meningkatkan Pembaca. Komunikologi : Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi, 17(1).

Tan, D. M., & Alexia, K. R. (2025). The Influence of TikTok Affiliate Content Quality and Credibility on Purchase Decisions via the Yellow Basket Feature. Jumder: Jurnal Bisnis Digital Dan EkonomiKreatif, 1(2), 1–22. https://journal.dinamikapublika.id/index.php/Jumder

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2023). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (pp. 31–89). SAGE Publications.

Muh Sakti, A. A. (2024). Pengaruh Komunikasi Persuasif Celebrity Endorser di Platform Digital terhadap Citra Merek Produk Wardah. JIMEA | Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, Dan Akuntansi), 8(3), 1530–1546.

Nurkolifah, C., Ariani, S., & Hayu, R. S. (2023). Shopee Affiliate Program: Analysis of Influencer Content Marketing Strategy on Instagram. Jurnal Sistem Informasi, Manajemen, Dan Akuntansi (SIMAK), 21(2), 202–221.

Piliana, N. P. C., & Maradona, A. F. (2024). Strategy to Increase Consumer Trust in Affiliate Links on Social Media. Quantitative Economics and Management Studies, 5(5), 1021–1034. https://doi.org/10.35877/454ri.qems2800

Praulina, F., & Marlena, N. (2024). Analisis Strategi Komunikasi dan Kreativitas Konten Kreator dalam Mempromosikan Produk Shopee Affiliate melalui Media Sosial. Jurnal Pendidikan Tata Niaga (JPTN), 12.

Rachmad, Y. E. (2023). Affiliate Motivation Theory. https://doi.org/10.17605/osf.io/pdgsk

Siagian, T. M. N. (2025). Strategi Pemasaran Affiliate Marketing Dalam Meningkatkan Penjualan Online. Jurnal Administrasi Modern (JABM), 1(2), 2025.

Solihin, O., Ruli, M., & Siregar, B. (2023). Transformasi budaya digital: Interaksi komunikasi Interpersonal Penjual dan pembeli. Media Bahasa, Sastra, Dan Budaya Wahana, 29(1), 1–8.

Sugiyono, M. R. (2020). Metode Penelitian Kualitatif. Untuk Penelitian yang Bersifat Eksploratif, Enterpretif, interaktif, dan konstruktif. ALFABETA, cv.

Suryanatha, I. B. (2023). Studi Kasus Tik-Tok Affiliate Sebagai Wajah Baru Consumer To Consumer (C2C) Dalam Ranah Ekonomi Digital. Edusociata Jurnal Pendidikan Sosiologi, 6(1), 374–385. www.kompas.com,

Yin, R. K. (2018). Case study research and applications (Vol. 6). Sage Thousand Oaks, CA.

Yoana Siregar, F., & Alvionita Alindra, D. (2025). Linguistik, Terjemahan, Sastra (LINGTERSA) Efektivitas Teks Persuasif dalam Strategi Komunikasi Pemasaran Digital di Platform TikTok. Linguistik, Terjemahan, Sastra (LINGTERSA), 06(02), 88–92. https://doi.org/10.26594/register.v6i1.idarticl

Published

2026-08-12