Pengembangan Media Pembelajaran Digital CEO BIPA (Cakap, Efektif, dan Optimal) untuk Pembelajaran Tata Bahasa dalam Kelas BIPA
DOI:
https://doi.org/10.38035/jpkn.v4i3.3875Keywords:
BIPA, Media Pembelajaran Digital, Tata Bahasa, Tahap Belajar, Tes Awal dan Tes AkhirAbstract
Tata bahasa merupakan salah satu titik tersulit bagi pemelajar BIPA tingkat dasar, terutama bagi mereka yang bahasa ibunya bekerja dengan cara yang berbeda dalam menyusun kalimat, membentuk kata, dan menandai waktu. Media pembelajaran digital yang beredar saat ini kebanyakan menyasar kosakata dan menggunakan aplikasi kuis siap pakai, sehingga latihan tata bahasa hanya berhenti pada pengenalan bentuk. Penelitian ini mengembangkan dan menguji media pembelajaran digital bernama CEO BIPA yang menyasar tiga keterampilan tata bahasa dasar, yaitu pola kalimat dasar, imbuhan, serta keterangan waktu dan aspek. Nama tersebut merujuk pada tiga tahap belajar yang dilalui pemelajar pada setiap topik, yaitu Cakap berupa pengenalan pola, Efektif berupa latihan terbimbing, dan Optimal berupa produksi mandiri. Penelitian memakai model ADDIE. Produk dinilai oleh dua ahli, yaitu ahli pembelajaran dan ahli BIPA, dengan analisis koefisien Aiken’s V. Uji coba dilakukan pada 16 pemelajar BIPA melalui rancangan satu kelompok dengan tes awal dan tes akhir. Rerata skor naik dari 67,75 menjadi 85,38, dengan selisih rerata 17,62 poin. Seluruh pemelajar mengalami kenaikan. Nilai N-gain sebesar 0,55 yang tergolong kategori sedang. Uji beda menghasilkan t sebesar 33,67 pada derajat kebebasan 15. Temuan ini menunjukkan kenaikan penguasaan tata bahasa setelah pemakaian media.
References
Aiken, L. R. (1985). Three coefficients for analyzing the reliability and validity of ratings. Educational and Psychological Measurement, 45(1), 131–142.
Chaer, A. (2015). Morfologi Bahasa Indonesia: Pendekatan Proses. Rineka Cipta.
Juwanda, J., Zulaeha, I., Mardikantoro, H. B., & Yuniawan, T. (2025). Pengembangan bahan ajar digital bahasa Indonesia bagi penutur asing (BIPA) tujuan komunikasi bisnis bermuatan video animasi. Ranah: Jurnal Kajian Bahasa, 14(2). https://doi.org/10.26499/rnh.v14i2.8372.
DeKeyser, R. M., & Suzuki, Y. (2025). Skill acquisition theory. In B. VanPatten, G. D. Keating, & S. Wulff (Eds.), Theories in Second Language Acquisition: An Introduction (4th ed., pp. 157–182). Routledge.
Kridalaksana, H. (1992). Pembentukan Kata dalam Bahasa Indonesia. Gramedia Pustaka Utama.
Lightbown, P. M., & Spada, N. (2021). How Languages are Learned (5th ed.). Oxford University Press.
Liu, Y. (2024). Effects of metalinguistic corrective feedback on novice EFL students’ digital game-based grammar learning performances, perceptions and behavioural patterns. British Journal of Educational Technology. https://doi.org/10.1111/bjet.13400.
Moeliono, A. M., Lapoliwa, H., Alwi, H., Sasangka, S. S. T. W., & Sugiyono. (2017). Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia (Edisi keempat). Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.
Muliastuti, L. (2019). Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing: Acuan Teori dan Pendekatan Pengajaran (Ed. 2). Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Nassaji, H., & Fotos, S. (2011). Teaching Grammar in Second Language Classrooms: Integrating Form-Focused Instruction in Communicative Context. Routledge.
Odlin, T. (1989). Language Transfer: Cross-Linguistic Influence in Language Learning. Cambridge University Press.
Plass, J. L., Homer, B. D., & Kinzer, C. K. (2015). Foundations of game-based learning. Educational Psychologist, 50(4), 258–283. https://doi.org/10.1080/00461520.2015.1122533.
Solikhah, A. A., & Nurlina, L. (2024). Pemanfaatan media digital pada pembelajaran BIPA: Sebuah kajian literatur. Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra, 11(1), 63–72. https://doi.org/10.30595/mtf.v11i1.20746.
Ramlan, M. (2009). Morfologi: Suatu Tinjauan Deskriptif. CV Karyono.
Richards, J. C., & Rodgers, T. S. (2014). Approaches and Methods in Language Teaching (3rd ed.). Cambridge University Press.
Sneddon, J. N., Adelaar, K. A., Djenar, D. N., & Ewing, M. C. (2010). Indonesian: A Comprehensive Grammar (2nd ed.). Routledge.
Suyitno, I. (2007). Pengembangan bahan ajar bahasa Indonesia untuk penutur asing (BIPA) berdasarkan hasil analisis kebutuhan belajar. Wacana: Journal of the Humanities of Indonesia, 9(1). https://doi.org/10.17510/wjhi.v9i1.223.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nurvita Anjarsari, Teguh Setiawan, Ari Kusmiatun

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta :
Penulis yang mempublikasikan manuskripnya di jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
- Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mengakui bahwa Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Nusantara (JPKN) berhak menjadi yang pertama menerbitkan dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (Attribution 4.0 International CC BY 4.0) .
- Penulis dapat mengirimkan artikel secara terpisah, mengatur distribusi non-eksklusif manuskrip yang telah diterbitkan dalam jurnal ini ke versi lain (misalnya, dikirim ke repositori institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll.), dengan mengakui bahwa manuskrip telah diterbitkan pertama kali di Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Nusantara (JPKN).























