Efektivitas Klasifikasi Industri IDX-IC di Bursa Efek Indonesia

Authors

  • Wisudanto Wisudanto Universitas Airlangga, Surabaya, Indonesia
  • Vitho Riqi Robbi Universitas Airlangga, Surabaya, Indonesia
  • Nafi Nurdiana Universitas Airlangga, Surabaya, Indonesia
  • Tarisaskia Tarisaskia Universitas Airlangga, Surabaya, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38035/jafm.v7i1.3134

Keywords:

Abnormal Standardized Return, IDX-IC, Klasifikasi Industri

Abstract

Penelitian berjudul Efektivitas Klasifikasi Industri IDX-IC di Bursa Efek Indonesia bertujuan untuk menguji efektivitas klasifikasi industri baru dalam mengelompokkan perusahaan secara homogen menggunakan Abnormal Standardized Returns (ASR), yang menawarkan pendekatan statistik lebih stabil dibandingkan Abnormal Return konvensional. Menggunakan sampel berpasangan sebanyak 476 perusahaan yang diklasifikasikan berdasarkan tingkat kesamaan sektor tertinggi antara IDX-IC dan JASICA, penelitian ini membandingkan deviasi pengembalian saham perusahaan terhadap tolok ukur (benchmark) sektor pada masing-masing sistem klasifikasi. Analisis data mengungkapkan bahwa secara agregat, pengembalian standar abnormal yang dihasilkan oleh perusahaan dalam kelompok IDX-IC mendekati nol dibandingkan JASICA. Namun, keunggulan ini tidak konsisten di seluruh pasangan sektoral, karena beberapa sektor masih terwakili lebih baik di bawah klasifikasi JASICA. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun IDX-IC menyediakan tolok ukur industri yang lebih efektif pada tingkat agregat, karakteristik spesifik sektor tetap memainkan peran penting dalam klasifikasi akurasi. Secara praktis, hasil ini memberikan wawasan bagi investor dalam meningkatkan portofolio strategi berbasis sektor dan bagi regulator dalam menyempurnakan klasifikasi standar.

References

Akerlof, G. A. (1970). The market for “Lemons”: Quality Uncertainty and the market mechanism. The Quarterly Journal of Economics, 84(3), 488. doi:10.2307/1879431

Barberis, N., Shleifer, A., & Wurgler, J. (2005). Comovement. Journal of Financial Economics, 75, 283-317. doi:10.1016/j.jfineco.2004.04.003

Bhojraj, S., Lee, C. M. C., & Oler, D. K. (2003). What’s my line? A comparison of industry classification schemes for capital market research. Journal of Accounting Research, 41(5), 745–774. https://doi.org/10.1046/j.1475 679x.2003.00122.x

Bodie, Z., Kane, A., & Marcus, A. J. (2024). Investments (13th ed.). McGraw-Hill.

Boni, L., & Womack, K. L. (2006). Analysts, Industries, and Price Momentum. The Journal of Financial and Quantitative Analysis, 41(1), pp. 85-109.

Bursa Efek Indonesia. (2021). Pengenalan Indonesia Stock Exchange Industrial Classification (IDX-IC). Bursa Efek Indonesia. https://www.idx.co.id/

Chan, L. K. C., Lakonishok, J., & Swaminathan, B. (2007). Industry classifications and return comovement. Financial Analysts Journal, 56–70. Retrieved from https://doi.org/10.2469/faj.v63.n6.4927

Dutta, A., Lin, G., Pankajam, A. V., Chakraborty, P., Bhat, N., Steinmetz, L. M., & Nishant, K. T. (2017). Genome Dynamics of Hybrid Saccharomyces cerevisiae During Vegetative and Meiotic Divisions. G3 (Bethesda), 7(11), 3669-3679.

Easley, D., & O'hara, M. (2004). Informasi dan Biaya Modal. Jurnal Keuangan, 59 (4), 1553–1583. https://doi.org/10.1111/j.1540-6261.2004.00672.x

Hrazdil, K., & Scott, T. (2013). The role of industry classification in estimating discretionary accruals. Review of Quantitative Finance and Accounting, 40(1), 15-39.

Hrazdil, K., Trottier, K., & Zhang, R. (2013). A comparison of industry classification schemes: A large sample study. Economics Letters, 118(1). doi: 10.1016/j.econlet.2012.09.022.

Hrazdil, K., Trottier, K., & Zhang, R. (2014). An intra- and inter-industry evaluation of three classification schemes common in capital market research. Applied Economics, 46(17), 2021-2033. DOI: 10.1080/00036846.2014.892200

IDX. (2021). Panduan IDX Industrial Classification. Bursa Efek Indonesia.

Kusnandar, D. L., & Bintari, V. I. (2020). Perbandingan abnormal return saham sebelum dan sesudah perubahan waktu perdagangan selama pandemi COVID-19. Jurnal Pasar Modal dan Bisnis, 2(2), 195–202. https://doi.org/10.37194/jpmb.v2i2.49

Limtaroli, C. (2022). Analisis Perbandingan Aktivitas, Likuiditas, Profitabilitas, Solvabilitas, dan Return Saham antara Perusahaan Sektor Consumer Cyclicals dengan Sektor Consumer Non-Cyclicals yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2018–2020. Institutional repository of Institut Bisnis dan Informatika Kwik Kian Gie.

Myers, S. C., & Majluf, N. S. (1984). Corporate financing and investment decisions when firms have information that investors do not have. Journal of Financial Economics, 13(2), 187-221.

Rizinski, M., Jankov, A., Sankaradas, V., Pinsky, E., Mishkovski, I., Trajanov, D. (2024). Comparative Analysis of NLP-Based Models for Company Classification. Information, 15(77), 1-32. https://doi.org/10.3390/ info15020077

Utami, D. N. (2021). BEI luncurkan indeks klasifikasi industri baru pekan depan. Bisnis.com. https://market.bisnis.com/read/20210120/7/1345648/bei-luncurkan-indeks-klasifikasi-industri-baru-pekan-depan

Published

2026-04-22

How to Cite

Wisudanto, W., Riqi Robbi, V., Nurdiana, N., & Tarisaskia, T. (2026). Efektivitas Klasifikasi Industri IDX-IC di Bursa Efek Indonesia. Journal of Accounting and Finance Management, 7(1), 171–180. https://doi.org/10.38035/jafm.v7i1.3134

Similar Articles

<< < 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.