Analisis Dampak COVID-19 pada Debitur KPR Bank Mandiri: Tantangan dan Efektivitas Penagihan

Authors

  • Ivan Ivan Program Studi Magister Manajemen, Perbanas Institute, Indonesia
  • Dyah N. Taurusianingsih Program Studi Magister Manajemen, Perbanas Institute, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38035/jafm.v7i2.3330

Keywords:

Restrukturisasi Kredit, Kapasitas Pembayaran Kembali, Kredit Macet, Manajemen Risiko Kredit, Perilaku Keuangan, Segmentasi Risiko, Strategi Penagihan Digital

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pandemi COVID-19 terhadap kapasitas pembayaran debitur hipotek (KPR), mengevaluasi pengaruh kebijakan restrukturisasi kredit terhadap perilaku dan komitmen pembayaran pasca-pandemi, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kapasitas pembayaran, dan menilai efektivitas strategi penagihan dalam mengurangi kredit macet (NPL). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam dengan 12 informan yang terdiri dari debitur dan personel internal bank. Data dianalisis menggunakan NVivo untuk mengidentifikasi pola, tema, dan hubungan antar variabel yang berkaitan dengan perilaku pembayaran dan manajemen risiko kredit. Temuan menunjukkan bahwa pandemi COVID-19 secara signifikan melemahkan kapasitas pembayaran debitur karena penurunan pendapatan, PHK, dan gangguan bisnis. Kebijakan restrukturisasi kredit efektif sebagai langkah stabilisasi jangka pendek yang membantu mempertahankan kemampuan penagihan dan mencegah peningkatan tajam tingkat NPL. Kebijakan tersebut juga mendorong perubahan perilaku di antara debitur, khususnya dalam mengadopsi komunikasi digital dan menerapkan praktik manajemen keuangan yang lebih hati-hati. Namun, keberlanjutan pembayaran setelah restrukturisasi sangat bergantung pada pemulihan pendapatan dan desain restrukturisasi, terutama akumulasi bunga dan peningkatan cicilan setelah periode relaksasi. Studi ini menyimpulkan bahwa strategi mitigasi NPL yang efektif harus mengintegrasikan restrukturisasi selektif, komunikasi persuasif, pemantauan berbasis risiko, dan dukungan teknologi untuk meminimalkan risiko gagal bayar pasca-restrukturisasi.

References

Anggraini, D. (2023). Strategi penagihan kredit perbankan pasca pandemi COVID-19. Jurnal

Badan Pusat Statistik. (2020). Pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan II 2020

Bank Mandiri. (2023). Laporan tahunan Bank Mandiri 2023. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

Dendawijaya, L. (2019). Manajemen perbankan (Edisi revisi). Ghalia Indonesia.

Fiftania, R., & Diana, N. (2023). Analisis risiko kredit KPR selama pandemi COVID-19. Jurnal Keuangan dan Perbankan, 27(1), 88–99.

Ismail. (2018). Manajemen perbankan: Dari teori menuju aplikasi. Prenadamedia Group.

Karim, A. (2021). Efektivitas restrukturisasi kredit KPR pada masa pandemi COVID-19. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia, 16(3), 120–131.

Kasmir. (2019). Bank dan lembaga keuangan lainnya (Edisi revisi). Rajawali Pers.

Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. (2020). Data pekerja terdampak pandemi COVID-19. Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia

Manajemen Perbankan Indonesia, 12(2), 45–56.

Mulyadi. (2020). Manajemen keuangan. Salemba Empat.

Otoritas Jasa Keuangan. (2020). POJK No. 11/POJK.03/2020 tentang stimulus perekonomian nasional sebagai countercyclical dampak penyebaran coronavirus disease 2019. Otoritas Jasa Keuangan

Rivai, V. (2020). Credit management handbook. RajaGrafindo Persada.

Santoso, H., & Rahmawati, D. (2022). Pendekatan persuasif dalam strategi collection kredit pasca pandemi. Jurnal Administrasi Bisnis dan Perbankan, 10(1), 55–67.

Siagian, B., Swasthika, E., Widiputra, H., Taurusianingsih, D. (2022). Persepsi Bank pada Pelaksanaan Restrukturisasi Kredit di Era Pandemi Covid-19 . Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Pembangunan, 11(1), 1-9.

World Health Organization. (2020). Coronavirus disease (COVID-19) pandemic.

Published

2026-06-20

How to Cite

Ivan, I., & N. Taurusianingsih, D. (2026). Analisis Dampak COVID-19 pada Debitur KPR Bank Mandiri: Tantangan dan Efektivitas Penagihan. Journal of Accounting and Finance Management, 7(2), 544–552. https://doi.org/10.38035/jafm.v7i2.3330

Similar Articles

<< < 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.