Indonesian Air Force Transformation Strategy Towards Multi-Domain Operations (MDO) Through Adapting The Asian Country Model To Face Modern Warfare

Authors

  • Alem Safiero Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara PASIS SESKOAU
  • Rahmad Hidayat Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara PASIS SESKOAU
  • M. Sudardi Sufri Hasta Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara PASIS SESKOAU
  • Prito A.D.R Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara PASIS SESKOAU
  • Enggal Augusendy Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara PASIS SESKOAU
  • I Gde Prabawa Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara PASIS SESKOAU

DOI:

https://doi.org/10.38035/jlph.v6i5.3545

Keywords:

Adaptation of the Asian Country Model, Air Defense, Decision Advantage, Indonesian Air Force Transformation, Interoperability, Modern Warfare, Multi Domain Operations (MDO), Multidomain Operations

Abstract

Perkembangan lingkungan strategis global dan perubahan karakter peperangan modern telah mendorong transformasi konsep operasi militer dari pendekatan domain tunggal menjadi Operasi Multi-Domain (MDO) yang mengintegrasikan domain darat, laut, udara, siber, ruang angkasa, dan spektrum elektromagnetik untuk menciptakan keunggulan pengambilan keputusan. Kondisi ini mengharuskan Angkatan Udara Indonesia (TNI AU) untuk melakukan transformasi agar mampu mengatasi ancaman multidimensi yang semakin kompleks di kawasan Indo-Pasifik dan lingkungan strategis nasional. Studi ini bertujuan untuk merumuskan strategi dan peta jalan transformasi TNI AU menuju MDO dengan mengadaptasi model negara-negara Asia, khususnya Jepang, Korea Selatan, Singapura, dan India. Kajian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis serta pendekatan konseptualisasi, komparatif, dan strategi melalui kajian literatur tentang doktrin militer, kebijakan pertahanan, regulasi, dan literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TNI AU memiliki fondasi awal menuju operasi multi-domain melalui pengembangan konsep Sistem Pertahanan Angkatan Udara CAKRA, penguatan organisasi Koopsudnas, pengembangan Tactical Data Links, kemampuan siber dan ruang angkasa, serta implementasi Network Centric Warfare. Namun, transformasi ini masih menghadapi beberapa tantangan, seperti kurangnya definisi operasional MDO yang sesuai dengan karakteristik Indonesia, interoperabilitas sistem yang terbatas, kebutuhan untuk memperkuat kemampuan C4ISR/C5ISR/C6ISR, kesiapan sumber daya manusia multidomain, dan penguatan perlindungan industri nasional. Studi ini menyimpulkan bahwa transformasi Angkatan Udara Indonesia MDO perlu diimplementasikan secara bertahap menuju praktik adaptasi terbaik dari negara-negara Asia sambil tetap mempertimbangkan karakteristik geografis Indonesia, sistem pertahanan total, dan kepentingan pertahanan nasional untuk mewujudkan angkatan udara yang terintegrasi, adaptif, dan siap menghadapi peperangan modern.

References

Builder, C. H. (1989). The masks of war. Johns Hopkins University Press.

Bryson, J. M. (2018). Strategic Planning for Public and Nonprofit Organizations. John Wiley & Sons

Freeman, C. (1987). Technology policy and economic performance: Lessons from Japan. Smart Publishers.

Hoffman, F.G. (2007). Conflict in the 21st century: The rise of hybrid wars. Potomac Institute for Policy Studies.

Indian Ministry of Defence. (2024). Integrated theater commands report. Ministry of Defence.

International Institute for Strategic Studies. (2025). The Military balance 2025. Routledge.

Japan Ministry of Defense. (2024). Defense of Japan 2024. Ministry of Defense.

Ministry of Defense of the Republic of Indonesia. (2023). Indonesian defense white paper 2023. Ministry of Defense of the Republic of Indonesia.

National Air Operations Command. (2025). CAKRA air defense system concept. National Air Operations Command.

Indonesian Air Force Headquarters. (2024). Swa Bhuwana Paksa Doctrine. Indonesian Air Force.

North Atlantic Treaty Organization. (2023). Allied joint doctrine for air and space operations. NATO Standardization Office.

Rose, R. (1991). What is Lesson-Drawing? Journal of Public Policy, 11(1), 3–30

Republic of Korea Ministry of National Defense. (2024). Defense innovation 4.0 basic plan. Ministry of National Defense.

Singapore Ministry of Defence. (2024). Digital and intelligence service overview. Ministry of Defence.

Stockholm International Peace Research Institute. (2025). SIPRI yearbook 2025: Armaments, disarmament and international security. SIPRI.

US Air Force. (2023). Multi-domain command and control. Air University Press.

US Army Training and Doctrine Command. (2018). The US Army in multi-domain operations 2028 (TRADOC Pamphlet 525-3-1). US Army Training and Doctrine Command.

US Department of Defense. (2022). Joint all-domain command and control strategy. Department of Defense.

United Nations Conference on Trade and Development. (2024). Review of maritime transport 2024. United Nations.

Law of the Republic of Indonesia Number 3 of 2002 concerning National Defense. (2002). State Gazette of the Republic of Indonesia 2002 Number 3.

Law of the Republic of Indonesia Number 34 of 2004 concerning the Indonesian National Armed Forces. (2004). State Gazette of the Republic of Indonesia 2004 Number 127.

Law of the Republic of Indonesia Number 43 of 2008 concerning State Territory. (2008). State Gazette of the Republic of Indonesia 2008 Number 177.

TRADOC. (2018). The US Army in Multi-Domain Operations 2028(Pamphlet 525-3-1

Downloads

Published

2026-08-10

How to Cite

Safiero, A., Hidayat, R., Sufri Hasta, M. S., A.D.R, P., Augusendy, E., & Prabawa, I. G. (2026). Indonesian Air Force Transformation Strategy Towards Multi-Domain Operations (MDO) Through Adapting The Asian Country Model To Face Modern Warfare. Journal of Law, Politic and Humanities, 6(5), 4177–4188. https://doi.org/10.38035/jlph.v6i5.3545