Protection of Constitutional Rights To A Good And Healthy Living Environment Through Post-Mining Fund Management In Bankruptcy Conditions: An Analysis Of State Authority In The PT Kobatin Case
DOI:
https://doi.org/10.38035/jlph.v6i5.3552Keywords:
Constitutional Environmental Rights, Mining Bankruptcy, Post-Mining Reclamation FundAbstract
When a mining firm declares bankruptcy, it poses a grave danger to the right to a decent and healthy environment, as stated in Article 28H paragraph (1) of the 1945 Constitution. Using the pari passu pro rata parte basis to pay off creditors, the PT Kobatin case revealed a serious lack of environmental protection by diverting cash meant for reclamation and post-mining guarantees into the bankruptcy estate. In light of the state's constitutional duty to maintain high standards of environmental protection even in the face of bankruptcy, this research seeks to both examine that power and provide a legal interpretation that brings bankruptcy law into harmony with those standards. By reviewing statutes, regulations, judicial rulings, and constitutional law theory, this study employs a case-based normative juridical research methodology. The research findings show that the commercial court placed reclamation funds as bankruptcy assets without considering the human rights dimension and the state's constitutional obligations, creating a false hierarchy of interests between the economic interests of creditors and the constitutional rights of citizens. The implications of this research urge legal reform to establish environmental guarantee funds as trust funds separate from bankrupt estates, strengthen state authority through state's parens patriae in bankruptcy cases involving environmental interests, and establish an environmental priority creditor mechanism that places environmental restoration obligations above the interests of commercial creditors in order to ensure the sustainability of the constitutional rights of future generations.
References
Ababil, M. A., Hartanto, & Tombi, J. T. N. H. (2025). Perlindungan Kreditur Dalam Sistem Kepailitan Indonesia: Antara Norma Hukum Dan Kenyataan. Juris Humanity: Jurnal Riset dan Kajian Hukum Hak Asasi Manusia, 4(1), 38–53. https://doi.org/10.37631/jrkhm.v4i1.69
Adichandra, M. B., & Setianingrum, R. B. (2022). Bentuk Perlindungan Hukum Terhadap Pembeli Rumah dalam Penyelesaian Sengketa Kepailitan Pengembang. Media of Law and Sharia, 3(1), 1–20. https://doi.org/10.18196/mls.v3i1.13222
Alfath, T., & Muhajjjalin, M. Q. Q. (2025). Application of the Kenusantaraan Principle in the Formation of Customary Criminal Law in Regional Regulations: Penerapan Asas Kenusantaraan pada Konstruksi Hukum Pidana Adat dalam Peraturan Daerah. Al-Jinayah : Jurnal Hukum Pidana Islam, 11(1), 77–93. https://doi.org/10.15642/aj.2025.11.1.77-93
Ali Murtadho, N. (2024). Perlindungan Hukum terhadap Kreditor Preferen dalam Pemberesan Proses Kepailitan. Journal of Contemporary Law Studies, 1(4), 207–226. https://doi.org/10.47134/lawstudies.v2i3.2499
Andri Yanto, Fadila Salbilla, & Risky Carmil Sitakar. (2023). Implikasi Resentralisasi Kewenangan Pertambangan Timah Terhadap Potensi Pendapatan Daerah di Bangka Belitung. Jurnal Interpretasi Hukum, 4(2), 344–357. https://doi.org/10.22225/juinhum.4.2.7756.344-357
Andrian, A. (2023). Sengketa Kewenangan dalam Proses Likuidasi Boedel Pailit antara Kurator dengan Kejaksaan Republik Indonesia. JUSTISI, 9(3), 389–401. https://doi.org/10.33506/jurnaljustisi.v9i3.2509
Anggoro, T. (2023). Negara dan Monopoli Alamiah serta Perkembangan di Indonesia. Jurnal Hukum & Pembangunan, 53(3). https://doi.org/10.21143/jhp.vol53.no3.2829
Aufa Gisti Pravitasari, N. N. (2024). Transformasi Pendidikan Menuju Konservasi Berkelanjutan: Membangun Kesadaran Lingkungan dan Kepedulian Generasi Mendatang. https://doi.org/10.5281/ZENODO.10928962
Benuf, K., & Azhar, M. (2020). Metodologi Penelitian Hukum sebagai Instrumen Mengurai Permasalahan Hukum Kontemporer. Gema Keadilan, 7(1), 20–33. https://doi.org/10.14710/gk.2020.7504
Chandra, F., Diar, A., & Hartati, H. (2024). Konstitusi Hijau (Green Constitution) dalam Upaya Pelestarian Lingkungan Hidup yang Berkeadilan. Jurnal Penelitian Inovatif, 4(3), 889–896. https://doi.org/10.54082/jupin.441
Dewi, V., & Yuliana, S. (2023). Implementasi Tugas Dan Fungsi Komisi Pemberantasan Korupsi Sebagai Independent Agencies Dalam Sistem Ketatanegaraan Di Indonesia. Justicia Sains: Jurnal Ilmu Hukum, 8(1), 97–115. https://doi.org/10.24967/jcs.v8i1.2378
Doni Joremenda, Putri Jesika Yolanda, & Dina Pratiwi Br Tambun. (2023). Pengaruh Sistem Hukum Common Law Terhadap Sistem Hukum Indonesia. Journal Sains Student Research, 2(1), 399–405. https://doi.org/10.61722/jssr.v2i1.601
Firmansyah, Sugiarto. (2021). Tinjauan Yuridis Pengelolaan Usaha Tambang Pasir Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2020 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 Tentang Pertambangan Mineral Dan Batubara. Madani Legal Review, 4(2), 124–140. https://doi.org/10.31850/malrev.v4i2.628
Hania Arvalia, Elisatris Gultom, & Sudaryat Sudaryat. (2025). Analisis Kepailitan PT Asuransi Jiwasraya Persero dalam Perspektif Perlindungan Konsumen dan Kepastian Hukum Bagi Kreditor. Journal of Sharia and Legal Science, 3(1), 108–117. https://doi.org/10.61994/jsls.v3i1.1040
Hannani, H., Sukri, I. F., & Hasim, H. (2022). Analisis Fiqhul Bi`ah terhadap Kewenangan Otonomi Daerah dalam Kebijakan Reklamasi Pasca Tambang: Tinjauan Hukum Islam. DIKTUM: Jurnal Syariah dan Hukum, 20(2), 260–277. https://doi.org/10.35905/diktum.v20i2.2921
Harir, M., Soegianto Soegianto, Zaenal Arifin, Kukuh Sudarmanto, & Miftah Arifin. (2025). Konflik Norma (Antinomy Normen) Sita Umum Dengan Sita Pidana Dalam Pemberesan Harta Pailit. JURNAL USM LAW REVIEW, 8(2), 1107–1125. https://doi.org/10.26623/julr.v8i2.11384
Intan Veronica, D., Fasa, M. I., & Suharto. (2022). Pemanfaatan Sumber Daya Alam Terhadap Pembangunan Berkelanjutan Dalam Persepektif Ekonomi Islam. Jurnal Dinamika Ekonomi Syariah, 9(2), 200–210. https://doi.org/10.53429/jdes.v9i2.391
Ismarini Della Purnama, Novaranty Zura Dwiputri, Wicipto Setiadi, & Kaharuddin Kaharuddin. (2025). Urgensi Penataan Ulang Mekanisme Pengujian Peraturan Perundang-Undangan di Indonesia: (Analisis Normatif terhadap Kewenangan Lembaga Yudikatif). Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora, 3(2), 37–59. https://doi.org/10.55606/jurrish.v3i2.5569
Jovanka, T. G., Nasseri, J., & Rohman, H. (2023). Kepastian Hukum Eksekusi Jaminan Perorangan (Personal Guarantee) Atas Penyelesaian Kredit Macet Bank Melalui Perangkat Kepailitan. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 2(11), 4603–4613. https://doi.org/10.55681/sentri.v2i11.1770
Kartika, S., & Harahap, M. Y. (2023). Kewenangan Mengadili Dalam Penyelesaian Perkara Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang Perbankan Syariah. AL-MANHAJ: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial Islam, 5(1), 101–112. https://doi.org/10.37680/almanhaj.v5i1.2195
Kharisma Ika Nurkhasanah, Dhafina Fazarona, & Cantika Asnanti. (2025). Legal Protection for Creditors Holding Second Rank Collateral that Cannot Be Executed. Indonesian Journal of Interdisciplinary Research in Science and Technology, 3(2), 209–224. https://doi.org/10.55927/marcopolo.v3i2.10
Lingga, W. S., Maryano, M., & Mustofa, M. E. (2025). Perlindungan Hukum terhadap Kreditur Konkuren atas Harta Pailit Debitor yang Disita Pidana. CENDEKIA : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmiah, 2(6), 898–911. https://doi.org/10.62335/cendekia.v2i6.1437
Mawardi Heru Prasetyo, Dewi Wahyuni K. Baderan, & Marini Susanti Hamidu. (2025). Dampak Kerusakan Lingkungan Akibat Eksploitasi Sumber Daya Mineral dari Kegiatan Pertambangan. Hidroponik : Jurnal Ilmu Pertanian Dan Teknologi Dalam Ilmu Tanaman, 2(2), 01–11. https://doi.org/10.62951/hidroponik.v2i2.328
Muhammad Maghfur Agung & Yusuf Eko Nahuddin. (2023). Hak-hak Dasar Lingkungan Hidup dalam Ajaran “Saminisme” Perspektif Konstitusi Republik Indonesia. Journal of Sharia and Legal Science, 1(1), 1–10. https://doi.org/10.61994/jsls.v1i1.36
Nur Amrin, R., Imantaka, A. H., Tatagelo Narince Yanengga, E., & Cahyani Maulida, G. (2022). Status Hukum Hak Atas Tanah Yang Terkena Bencana Alam. Tunas Agraria, 5(1), 65–76. https://doi.org/10.31292/jta.v5i1.168
Pahlevi, R., & Bustomi, Y. (2022). Hak Judicial Review Warga Negara Asing Dalam Sistem Hukum Indonesia. Istinbath : Jurnal Hukum, 19(01), 77–95. https://doi.org/10.32332/istinbath.v19i02.4841
Pambudi, P. A., Utomo, S. W., Soelarno, S. W., & Takarina, N. D. (2023). Implikasi Tambang Batubara Pada Kehidupan Masyarakat Lokal. HUMANIS: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, 15(2), 48–58. https://doi.org/10.52166/humanis.v15i2.3899
Paradita, S. A., & Triadi, I. (2024). Analisis Perubahan Putusan Mahkamah Konstitusi dalam Konteks Pemilu 2024 Melalui Tinjauan Hukum Tata Negara: (Analysis of Changes in the Constitutional Court’s Decision in The Context of the 2024 Elections Through a Review of Constitutional Law). Indonesian Journal of Law and Justice, 1(4), 13. https://doi.org/10.47134/ijlj.v1i4.2349
Permatasari, Y., & Adam, R. C. (2024). Perlindungan Hukum Bagi Kreditur Berkaitan dengan Aset Pihak Ketiga yang Dijadikan Sebagai Harta Pailit. Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development, 7(2), 752–763. https://doi.org/10.38035/rrj.v7i2.1280
Pratiwi, A. R., Prabowo, T. Y. J., & Pradana, I. R. (2020). Sita Umum Dan Penjualan Saham Debitor Pailit Oleh Kurator. Ensiklopedia Sosial Review, 2(3), 227–238. https://doi.org/10.33559/esr.v2i3.556
Rachmadayanti, R., & Gunadi, A. (2023). Mekanisme Penyelesaian Sengketa Bisnis Utang Piutang: Menurut Konsep Kepailitan dan Wanprestasi. Syntax Literate ; Jurnal Ilmiah Indonesia, 8(6), 4086–4095. https://doi.org/10.36418/syntax-literate.v8i6.12555
Rahalus, F. (2022). Kajian Filosofis Terhadap Pembentukan Hukum Di Indonesia Berdasarkan Pemikiran Filsafat Hukum Jacques Ranciere. SAPIENTIA ET VIRTUS, 7(1), 18–33. https://doi.org/10.37477/sev.v7i1.342
Rahman, A. (2022). Ekonomi, Hukum dan Lingkungan Dalam Undang-Undang Cipta Kerja. Jurnal Lex Renaissance, 7(2), 310–324. https://doi.org/10.20885/JLR.vol7.iss2.art7
Ranjani, G. & Hendi Setiawan. (2024). Green Constitution: Tinjauan Kemanfaatan dan Pemulihan Lingkungan Hidup Melalui Reklamasi dan Pascatambang. Lex Renaissance, 9(1), 108–133. https://doi.org/10.20885/JLR.vol9.iss1.art6
Rizki, A. N., & Firmansyah, A. (2021). Kewajiban Lingkungan Atas Reklamasi Dan Pasca Tambang Pada Perusahaan Sektor Pertambangan di Indonesia. Ekombis Sains: Jurnal Ekonomi, Keuangan dan Bisnis, 6(1), 37–54. https://doi.org/10.24967/ekombis.v6i1.1117
Rizkirobbi, D. R., Listiyani, N., & Riswandie, I. (2023). Kewajiban Perusahaan Pertambangan Dalam Reklamasi Lahan Tambang Menurut Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 Tentang Pertambangan Mineral Dan Batubara. Jurnal Penegakan Hukum Indonesia, 3(3), 386–400. https://doi.org/10.51749/jphi.v3i3.92
Rongkonusa, R. I., Yuhelson, Y., & Tondy, C. J. (2023). Diskresi Penentuan Pembuktian Sederhana Dalam Persidangan Permohonan Kepailitan Dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (Pkpu). SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum, 2(2), 137–145. https://doi.org/10.55681/seikat.v2i2.466
Saebani, A. R. (2024). Perlindungan Hukum Dan Upaya Pemulihan Bagi Perusahaan Insolven Dalam Kepailitan. Jurnal Hukum Statuta, 3(2), 92–100. https://doi.org/10.35586/jhs.v3i2.9097
Sanusi, Z. (2020). Tantangan Pemulihan Lingkungan di Masa Pandemi Covid-19: Antara Idealita dan Realita. PETITUM, 8(2), 114–130. https://doi.org/10.36090/jh.v8i2.808
Sidauruk, S., Widiarty, W. S., & Saragi, P. (2025). Tinjauan Yuridis Pembayaran Imbalan Jasa Kurator atas Suatu Kepailitan yang Telah Dibatalkan. Jurnal Sosial Teknologi, 5(5), 1365–1382. https://doi.org/10.59188/jurnalsostech.v5i5.32107
Sihaloho, E., & Wisnaeni, F. (2024). Judicial Preview Oleh Mahkamah Konstitusi Sebagai Upaya Preventif Perlindungan Hak Konstitusional (Studi Komperasi Dengan Mahkamah Konstitusi Chili). Jurnal Hukum & Pembangunan, 54(3). https://doi.org/10.21143/jhp.vol54.no3.1664
Siregar, N., Dwisani, H. A., & Jenifer, A. (2024). Penetapan Batas Maksimal Bunga Pinjaman Pemegang Saham kepada Entitas Anak Perusahaan berbentuk Emiten atau Perusahaan Publik. Jurnal Syntax Admiration, 5(11), 5073–5084. https://doi.org/10.46799/jsa.v5i11.1843
Swandhani, T. K., Ahmad, S., & Sadino, S. (2024). Efektivitas Prosedur Kepailitan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam Putusan Pengadilan. Binamulia Hukum, 13(2), 573–587. https://doi.org/10.37893/jbh.v13i2.966
Swari, N. R., & Cahyani, I. (2022). Pengaturan Pengelolaan Sumber Daya Alam Dan Lingkungan Hidup Di Kawasan Pertambangan Mineral Dan Batu Bara. INICIO LEGIS, 3(1), 38–51. https://doi.org/10.21107/il.v3i1.14899
Sya’ban, M. R. (2024). Optimalisasi Rekonsiliasi dalam Perdamaian Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang untuk Kepastian Hukum bagi Kreditur dan Debitur. Ma’mal: Jurnal Laboratorium Syariah dan Hukum, 5(6), 518–540. https://doi.org/10.15642/mal.v5i6.398
Syahrir, M. & Saktiah. (2025). Efektivitas Hukuman bagi Pelaku Kejahatan Siber di Indonesia: Analisis Kriminologi dengan Metode Content Analysis. Perkara : Jurnal Ilmu Hukum dan Politik, 3(1), 694–711. https://doi.org/10.51903/perkara.v3i1.2343
Taruna, B. B., & Dwi Putri, R. E. G. (2025). Implementasi Undang-Undang Minerba Nomor 3 Tahun 2020 Tentang Pertambangan Mineral dan Batubara dalam Melakukan Reklamasi Pascatambang di Desa Langkapjaya. SERUMPUN : Journal of Education, Politic, and Social Humaniora, 3(2), 118. https://doi.org/10.61590/srp.v3i2.193
Verensia, Shelvi Rusdiana, & Rufinus Hotmaulana Hutauruk. (2024). Perbandingan Pengaturan Pengelolaan Ekosistem Pascatambang Di Kepulauan Riau Dan Jambi Mana Yang Lebih Baik. Jurnal Komunikasi Hukum (JKH), 10(2), 215–228. https://doi.org/10.23887/jkh.v10i2.93268
Warsito, L. (2024). Urgensi Pembuktian Syarat Kepailitan dan Tes Insolvensi Dalam Permohonan Kepailitan. JURNAL USM LAW REVIEW, 7(2), 822–834. https://doi.org/10.26623/julr.v7i2.9018
Wibawa Sitanggang, R. (2025). Problematika Eksekusi Putusan Pengadilan Terhadap Perusahaan Perkebunan Yang Terkena Denda Ganti Kerugian Gugatan Lingkungan Hidup. Honeste Vivere, 35(1), 109–128. https://doi.org/10.55809/hv.v35i1.422
Zilda Khilmatus Shokhikhah. (2025). Hak Konstitusional Generasi Mendatang atas Lingkungan Hidup Layak: Kajian Hukum Tata Negara terhadap Tanggung Jawab Negara dalam Pembangunan Berkelanjutan. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora, 4(3), 175–186. https://doi.org/10.55606/jurrish.v4i3.5767
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sudirman, Abdul Rasyid Saliman, Enny Agustina

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish their manuscripts in this journal agree to the following conditions:
- The copyright on each article belongs to the author(s).
- The author acknowledges that the Journal of Law, Poliitic and Humanities (JLPH) has the right to be the first to publish with a Creative Commons Attribution 4.0 International license (Attribution 4.0 International (CC BY 4.0).
- Authors can submit articles separately, arrange for the non-exclusive distribution of manuscripts that have been published in this journal into other versions (e.g., sent to the author's institutional repository, publication into books, etc.), by acknowledging that the manuscript has been published for the first time in the Journal of Law, Poliitic and Humanities (JLPH).

























