Indonesian National Standard Criminal Acts That Are Mandatory For Producers
DOI:
https://doi.org/10.38035/jlph.v6i5.3564Keywords:
Indonesian National Standard (SNI), Manufacturers, Quality Assurance, Security, and SafetyAbstract
Current developments in industry and global trade demand assurance of quality, security, and safety for products circulating in the community. Although the government has implemented mandatory Indonesian National Standards (SNI) with the threat of criminal sanctions, producers often compromise quality to reduce production costs, disregarding the risk of harm to end consumers. This study aims to analyze and describe the effectiveness of the implementation of laws and regulations regarding mandatory SNI by producers, as well as identify factors that influence the process of implementing these regulations in the field, evaluate and measure the level of producer compliance with mandatory SNI regulations, and map the legal and technical obstacles faced by producers in meeting established standards. Compliance plays a role in the modern economic legal order and should not be viewed positivistically, namely, simply as the status of ownership of licensing documents. Compliance is a dynamic behavioral variable, where a producer's normative compliance is constantly tested under the pressure of calculating rational business profits. Based on empirical fact-finding in court rulings and accumulated ministerial supervision data, it is revealed that producer compliance with mandatory SNI regulations is placed in a very fragile position.
References
Asshiddiqie, Jimly. (2011). Konstitusi dan Konstitusionalisme Indonesia. Ed. Revisi. Jakarta: Sinar Grafika.
Azmi, Rizki. (2025). Perlindungan Hukum Konsumen Terhadap Produk UMKM Yang Tidak Bersertifikat SNI dan BPOM. USM Law Review Vol. 8, No. 1 (2025): 40–55.
Badan Standardisasi Nasional (BSN), SNI yang diwajibkan https://bsn.go.id/main/berita/detail/11826/regulasi-teknis-sni-yang-diwajibkan
Badan Standardisasi Nasional (2014), Pengantar standardisasi: Edisi kedua, Jakarta.
Badan Standardisasi Nasional RI, “Rekap Data Pemberian Pendampingan Hukum 2021-2025”, (Jakarta, Biro Hukum, BSN).
Ciptawan, et al (2023). Upaya Perlindungan Hukum Konsumen Terhadap Produk Yang Tidak Memenuhi Kewajiban Standar Nasional Indonesia. Locus: Jurnal Konsep Ilmu Hukum Vol. 3, No. 2 (2023): 105–120.
Devi, Arhadina Shinta. (2021). Pertanggungjawaban Pidana Korporasi atas Tindakan Impor dan Peredaran Kalsium Karbida Tidak Ber-SNI.” Calyptra: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol. 10, No. 1 (2021): 50–65.
Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga, Laporan Layanan Informasi Publik Tahun 2023, (Jakarta: Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Pelaksana Ditjen PKTN, 2024)
Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga, Laporan Kinerja Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Tahun 2024, (Jakarta: Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, 2025),
Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga, Laporan Kinerja Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Tahun 2025, (Jakarta: Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, 2025),
Fauzi, Mochammad. (2022). Tinjauan Hukum Sanksi Pidana dan Administratif Pelanggaran SNI. Diversi: Jurnal Hukum Vol. 8, No. 2 (2022): 195–210.
Friedman, Lawrence M., (2009). Sistem Hukum: Perspektif Ilmu Sosial, diterjemahkan oleh M. Khozim, (Bandung: Nusa Media, 2009)
Indonesia. (2014). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 4.
Indonesia. (2014). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 45.
Indonesia. (2014). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2014 tentang Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 216.
Mahkamah Agung Republik Indonesia. Putusan Nomor 212 PK/PID.SUS/2019 atas nama Terpidana Xaveriandy Sutanto panggilan Tanto, 25 Juni 2019.
Mahkamah Agung Republik Indonesia. Putusan Nomor 1740 K/Pid.Sus/2020 atas nama Terdakwa Ir. Edwiro Purwadi, M.Sc alias Purwadi, 5 Agustus 2020.
Moeljatno, (1983). Perbuatan Pidana dan Pertanggungjawaban Dalam Hukum Pidana, Pidato Ilmiah Dies Natalis Universitas Gadjah Mada tanggal 19 Desember 1955, (Jakarta: PT Bina Aksara, 1983)
Pengadilan Tinggi Jawa Tengah. Putusan Nomor 3/Pid.Sus/2018/PT SMG atas nama Terdakwa Sukini Binti Sutawi, 7 Februari 2018.
Pusat Pengawasan Standardisasi Industri. Laporan Kinerja Pusat Pengawasan Standardisasi Industri Tahun 2021. Jakarta: Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, 2022.
Pusat Pengawasan Standardisasi Industri. Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Pusat Pengawasan Standardisasi Industri Tahun 2024. Jakarta: Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, 2025.
Rahardjo, Satjipto. (2006)., Membedah Hukum Progresif (Jakarta: Penerbit Buku Kompas.
Rahardjo, Satjipto. (2009). Hukum Progresif: Sebuah Sintesa Hukum Indonesia. Yogyakarta: Genta Publishing.
Rahardjo, Satjipto. (2021). Ilmu Hukum. Bandung: Citra Aditya Bakti. (Cetakan Kesembilan).
Saleh, Roeslan, Pikiran-Pikiran tentang Pertanggungjawaban Pidana (Ghalia Indonesia).
Wahjono, Padmo. (1986). Indonesia Negara Berdasarkan Atas Hukum. Jakarta: Ghalia Indonesia.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Kristanto, Iwan Subagja, Ali Johardi Wirogioto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish their manuscripts in this journal agree to the following conditions:
- The copyright on each article belongs to the author(s).
- The author acknowledges that the Journal of Law, Poliitic and Humanities (JLPH) has the right to be the first to publish with a Creative Commons Attribution 4.0 International license (Attribution 4.0 International (CC BY 4.0).
- Authors can submit articles separately, arrange for the non-exclusive distribution of manuscripts that have been published in this journal into other versions (e.g., sent to the author's institutional repository, publication into books, etc.), by acknowledging that the manuscript has been published for the first time in the Journal of Law, Poliitic and Humanities (JLPH).
























