Abuse of Prosecutorial Authority and Ethical Violations in the Robot Trading Fahrenheit Case

Authors

  • Jesslyn Chow universitas pelita harapan
  • Ferisha Iskandar
  • Jessica Tan
  • Cornelia Santoso
  • Chelsea Efendy
  • Lezhna Nurjihan
  • Christine Susanti

DOI:

https://doi.org/10.38035/jlph.v6i5.3598

Keywords:

Abuse Of Authority, Prosecutors, Code Of Ethics

Abstract

Abuse of authority by prosecutors constitutes a form of misconduct that not only violates the law but also undermines the integrity of the prosecution service and public trust in the criminal justice system. This study aims to analyze the forms of abuse of authority and violations of the prosecutorial code of ethics in handling the Robot Trading Fahrenheit criminal case, as well as the legal implications arising from such misconduct. This research employs a normative legal method using statutory and case approaches through the analysis of legislation, the prosecutorial code of ethics, court decisions, and relevant legal literature. The findings show that Prosecutor Azam Akhmad Akhsya abused his authority by exploiting his position for personal gain through the manipulation of law enforcement administration, the creation of fictitious beneficiaries, and the misappropriation of IDR 11.7 billion allocated for the return of seized assets. His conduct fulfilled the elements of corruption under Article 12(e) of the Anti-Corruption Law and violated Attorney General Regulation No. 4 of 2024 concerning the Prosecutors' Code of Conduct. The study concludes that such misconduct gives rise to criminal, ethical, and administrative liability, highlighting the need to strengthen internal oversight and enforcement of the prosecutorial code of ethics to uphold professionalism and institutional accountability.

References

Admin. (2026). Badiklat Kejaksaan RI Gelar PPPJ 2026, Siapkan Jaksa Profesional Menuju Indonesia Emas 2045. Badiklat.Kejaksaan.Go.Id. https://badiklat.kejaksaan.go.id/berita/s/badiklat-kejaksaan-ri-gelar-pppj-2026-siapkan-jaksa-profesional-2143b

Amelia, S. P., Bauw, E. A. I., Syahrendra, M. R., Tobing, R. N. A., & Mulyadi, M. (2025). Etika dan Profesi Kejaksaan dalam Perspektif Hukum : Studi Kasus Penyuapan Oleh Jaksa Pinangki. Amandemen: Jurnal Ilmu Pertahanan, Politik, Dan Hukum Indonesia, 2(3), 33–47. https://doi.org/10.62383/amandemen.v2i3.961

Arifin, F. (2025). Imunitas Sang Penuntut Umum. Hukumonline.Com. https://www.hukumonline.com/berita/a/imunitas-sang-penuntut-umum-lt67c07e48aea09/

Aswin Maysura, N. (2025). Peran Sistem Merit dalam Reformasi Birokrasi di Indonesia: Tantangan dan Solusi dalam Perspektif Hukum Administrasi Negara. Mendapo: Journal of Administrative Law, 6(1), 85–105. https://doi.org/10.22437/mendapo.v6i1.40185

Bujung, A. R., Sarapun, R. M. S., & Pinangkaan, N. (2023). Penerapan Hukum Atas Penyalahgunaan Wewenang Oleh Pejabat Pemeritah Ditinjau Dari Undang-Undang No 30 Tahun 2014 Tentang Administrasi Pemerintahan. Lex Administratum, 11(1).

Dutainfo. (2025). Nyanyian Eks Jaksa Azam Siapa Saja Yang Ikut Terima Uang Barbuk Robot Trading. Dutainfo.Com. https://dutainfo.com/2025/05/nyanyian-eks-jaksa-azam-siapa-saja-yang-ikut-terima-uang-barbuk-robot-trading/

Effendy, M. (2005). Kejaksaan RI: Posisi dan Fungisnya Dari Perspektif Hukum (Marnixon, Wila, & N. Jatna, Eds.). Gramedia Pustaka Utama.

Fatimah. (2025). Syarat CPNS Kejaksaan 2025, Ini Ketentuan yang Harus Dipenuhi! Jadiasn.Id. https://jadiasn.id/syarat-cpns-kejaksaan-2025-ini-ketentuan-yang-harus-dipenuhi/

Gisnan, F. A., Nuripma, I. M., & Janatino, J. H. (2025). Penegakan Pelanggaran Kode Etik Jaksa di Wilayah Hukum Kejaksaan Tinggi Jawa Barat. Pemuliaan Hukum, 8(2), 126–145. https://doi.org/10.30999/ph.v8i2.4134

Hafis, R. I. Al, & Yogia, R. A. (2017). Abuse Of Power: Tinjauan Terhadap Penyalahgunaan Kekuasaan Oleh Pejabat Publik Di Indonesia. Jurnal Publika, 3(1), 80–88.

Hardum, S. E., & Tihadanah, T. (2025). Revisi UU Advokat dan UU Kekuasan Kehakiman untuk Selamatkan Profesi Advokat. Jurnal Ilmu Multidisiplin, 4(3), 1677–1687. https://doi.org/10.38035/jim.v4i3.1193

Kurniawan, R. (2024). Penyalahgunaan Wewenang: Antara Administrasi dan Pidana. Hukumonline.Com. https://www.hukumonline.com/berita/a/penyalahgunaan-wewenang--antara-administrasi-dan-pidana-lt6750944ea5468/

Latif, A. (2016). Hukum Administrasi Dalam Praktik Tindak Pidana Korupsi (Tarmizi, Ed.; 2nd ed.). Prenada Media Group.

Mamahit, K. E., Wongkar, V. E., & Tawas, F. (2026). Kewenangan Jaksa Penuntut Umum Sebagai Dominus Litis Dalam Civil Law Legal System Di Indonesia. Lex Crimen, 15(1).

Paridatussa’adah, S., Nurdin, S. A., Tuasikal, F. G., Putri, M. J., & Kusuma, R. P. B. B. (2026). Analisis Pelanggaran Kode Etik Jaksa Dalam Perspektif Etika Dan Tanggung Jawab Profesi Hukum. Das Sollen: Jurnal Kajian Kontemporer Hukum Dan Masyarakat , 4(2), 1–21.

Purnama, R., Delzanty, K., Talitha, R., Hakim, M. A. T., Rosdiana, H., Ramadhani, S., Permana, F. R., & Mulyadi. (2025). Pelanggaran Etika Profesi serta Konsekuensi Tanggung Jawab Hukum dalam Kasus Suap Jaksa Farizal. Media Hukum Indonesia, 2(7), 99–106. https://doi.org/doi.org/10.5281/zenodo.15581816

Putri, N. A., & Lewoleba, K. K. (2025). Peranan Kode Etik Jaksa Pada Pengawasan dan Pertanggungjawaban Dalam Menjaga Integritas Penegakan Hukum di Indonesia. Media Hukum Indonesia, 3(3), 366–372. https://doi.org/10.5281/zenodo.15612312

Putri, Y. D., Budiyono, & Muhtadi. (2025). Kode Etik Jaksa Berdasarkan Undang-Undang Dasar 1945. AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Humanis, 5(3), 1424–1436.

Putusan Nomor 48/Pid.Sus-TPK/PN Jkt.Pst. (2025).

Putusan Nomor 54/PID.SUS-TPK/PT DKI (2025).

Rahmaddani, I. (2023). Pengawasan Kode Etik Jaksa Oleh Komisi Kejaksaan Guna Terwujudnya Jaksa Yang Profesional Dan Berintegritas. Journal Presumption Of Law, 5(1), 18–34. https://doi.org/10.31949/jpl.v5i1.4403

Rahmawati, Y. N., Fauziaturrina, N., Yuana, A. S. R., Maharani, A. P., & Budiono, A. (2026). Analisis Pelanggaran Kode EtikJaksa Dalam Perspektif Etika Profesi Dan Tanggung Jawab Hukum. CAUSA: Jurnal Hukum Dan Kewarganegaraan, 3(3). https://doi.org/10.5281/zenodo.15581816

Riadi, D., Srihadiati, T., La Dee, M., & Utama, A. S. (2026). Penegakan Hukum Pidana: Perspektif Polisi, Jaksa, dan Hakim. Media Penerbit Indonesia.

Ristiyanti, J. (2025). Kejagung Mutasi Jaksa Iwan Ginting ke Tata Usaha karena Menerima Rp 500 Juta. Tempo.Co. https://www.tempo.co/hukum/kejagung-mutasi-jaksa-iwan-ginting-ke-tata-usaha-karena-menerima-rp-500-juta-2075347

Royani, I. (2024). Independensi Kewenangan Jaksa Dalam Penuntutan Tindak Pidana Korupsi Menurut Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2004 Tentang Kejaksaan Republik Indonesia. Lex Librum: Jurnal Ilmu Hukum, 10(2), 177–186. https://doi.org/10.46839/lljih.v10i2.481

Saleh, K., Zia, H., & Muflihin, A. (2020). Kode Etik Profesi Jaksa Yang Berintegritas Berdasarkan Perja Nomor: PER-067/A/JA/07/2007 Tentang Kode Perilaku Jaksa. Datin Law Jurnal, 1(2).

Somad, A. (2025). ICW: Sanksi Etik Jaksa Penerima Uang Barang Bukti Investasi Bodong Sekadar untuk Menyelamatkan Muka Kejaksaaan. Jaring.Id. https://jaring.id/icw-sanksi-etik-jaksa-penerima-uang-barang-bukti-investasi-bodong-sekadar-untuk-menyelamatkan-muka-kejaksaaan/

Sudirdja, R. P. (2024). PERSAJA dan Supremasi Hukum Indonesia. Hukumonline.Com. https://www.hukumonline.com/berita/a/persaja-dan-supremasi-hukum-indonesia-lt66390951b9106/?page=all

Sugiarto, R. V., & Rifat, T. (2025). Efektivitas Pengawasan Internal Kejaksaan dalam Mewujudkan Integritas dan Akuntabilitas: Perspektif Negara Hukum Indonesia. HORIZON: Indonesian Journal of Multidisciplinary, 4(3), 253–262. https://doi.org/10.54373/hijm.v4i3.5361

Wahyuni, W. (2023). Kode Etik dan Perilaku Jaksa. Hukumonline.Com. https://www.hukumonline.com/berita/a/kode-etik-dan-perilaku-jaksa-lt63c1507932457/?page=2

Waluyo, B. (2015). Bunga Rampai Kejaksaaan Republik Indonesia (S. A. Tardi, Ed.). Badan Penerbit Fakultas Hukum Universitas Indonesia.

Downloads

Published

2026-08-13

How to Cite

Chow, J., Iskandar, F., Tan, J., Santoso, C., Efendy, C., Nurjihan, L., & Susanti, C. (2026). Abuse of Prosecutorial Authority and Ethical Violations in the Robot Trading Fahrenheit Case. Journal of Law, Politic and Humanities, 6(5), 4317–4329. https://doi.org/10.38035/jlph.v6i5.3598