Mining Crimes in Indonesia: Modus Operandi and Countermeasures

Authors

  • Hadi Supriyanto Universitas Muhammadiyah Buton
  • Dian Rahadian Universitas Cenderawasih
  • Vegitya Ramadhani Putri Universitas Sriwijaya
  • Muh. Akbar Universitas Islam Negeri Palopo
  • Muhammad Nur Cakrawala Hukum Nusantara

DOI:

https://doi.org/10.38035/jlph.v6i5.3685

Keywords:

Mining Crimes, Modus Operandi, Corporate Criminal Liability, Illegal Mining

Abstract

The development of crime in the mining sector shows an increasingly complex pattern along with the increasing exploitation of mineral and coal resources in Indonesia. Mining crimes are committed through various modus operandi, such as misuse of mining business permits, document falsification, the use of corporations as a means of crime, mining without permits, and money laundering from illegal mining. This phenomenon causes state losses, environmental damage, and demonstrates weak law enforcement in the mining sector. This study aims to analyze the modus operandi of mining crimes, examine the criminal liability of perpetrators, and formulate criminal law policies to address mining crimes in Indonesia. This research is a normative legal study with a statutory, conceptual, and case-based approach. Legal materials are analyzed qualitatively using a prescriptive method. The results show that mining crimes develop systematically by exploiting regulatory gaps, weak supervision, and limited coordination among law enforcement officials. Furthermore, the regulation of corporate criminal liability in the mining sector is still suboptimal. Therefore, strengthening criminal law policies is necessary through regulatory reformulation, optimizing integrated law enforcement, and strengthening oversight of mining permits.

References

Ahmad Redi, “Problematika Penegakan Hukum Pertambangan Mineral dan Batubara,” Jurnal RechtsVinding, Vol. 9, No. 2, 2020, hlm. 211.

Barda Nawawi Arief, Bunga Rampai Kebijakan Hukum Pidana, Kencana, Jakarta, 2016, hlm. 23.

Dian Eka Putri, “Beneficial Ownership dalam Pencegahan Kejahatan Korporasi,” Jurnal IUS QUIA IUSTUM, Vol. 28, No. 3, 2021, hlm. 437.

Hasyim Sofyan, “Corporate Crime dalam Tindak Pidana Pertambangan,” Mimbar Hukum, Vol. 32, No. 1, 2020, hlm. 78.

Muhadar, “Kejahatan Pertambangan dan Kerusakan Lingkungan,” Jurnal Hukum & Pembangunan, Vol. 51, No. 1, 2021, hlm. 92.

Muladi dan Dwidja Priyatno, Pertanggungjawaban Pidana Korporasi, Kencana, Jakarta, 2010, hlm. 75.

Nurul Qamar, “Problematika Pengawasan Pertambangan Pasca Sentralisasi Perizinan,” Hasanuddin Law Review, Vol. 7, No. 2, 2021, hlm. 166.

Rian Saputra, “Illegal Mining and Organized Crime in Indonesia,” Jurnal RechtsVinding, Vol. 11, No. 2, 2022, hlm. 215.

Satjipto Rahardjo, Penegakan Hukum: Suatu Tinjauan Sosiologis, Genta Publishing, Yogyakarta, 2009, hlm. 25.

Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 Tentang Pertambangan Mineral dan Batubara

Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001

Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang

Yenti Garnasih, “Penerapan Tindak Pidana Pencucian Uang dalam Kejahatan Sumber Daya Alam,” Jurnal Legislasi Indonesia, Vol. 18, No. 3, 2021, hlm. 305.

Downloads

Published

2026-08-19

How to Cite

Supriyanto, H., Rahadian, D., Putri, V. R., Akbar, M., & Nur, M. (2026). Mining Crimes in Indonesia: Modus Operandi and Countermeasures. Journal of Law, Politic and Humanities, 6(5), 4444–4450. https://doi.org/10.38035/jlph.v6i5.3685