Application of the Principles of Legality and Due Process of Law in the Indonesian National Police Personnel Dispute: A Legal Analysis of the Jakarta Administrative Court Decision Number 50/G/2020/PTUN.JKT

Authors

  • Anastasia Cordelia Universitas Pelita Harapan
  • Sabina Abigail Matulandi Universitas Pelita Harapan
  • William Lawira Universitas Pelita Harapan
  • Dwi Putra Nugraha Universitas Pelita Harapan

DOI:

https://doi.org/10.38035/jlph.v6i4.3224

Keywords:

Principle of Legality, Due Process of Law, Dishonorable Discharge, Administrative Court Dispute, Indonesian National Police, Administrative Court Decision

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakahpenerbitan keputusan tersebut telah memenuhi asas legalitasdalam hukum administrasi negara serta apakah proses pemeriksaan dan penerbitannya telah mencerminkan prinsipdue process of law dan memberikan perlindungan hukum yang adil bagi pihak yang bersangkutan. Metode yang digunakanadalah penelitian hukum normatif dengan pendekatanperaturan perundang-undangan, pendekatan kasus, dan pendekatan konseptual melalui analisis putusan pengadilan, peraturan perundang-undangan, dan literatur hukumadministrasi negara. Hasil penelitian menunjukkan bahwasecara kewenangan formal keputusan tersebut telah memilikidasar hukum yang sah, namun terdapat indikasi kelemahanpada aspek prosedural dan substansial yang berpengaruhterhadap penerapan asas legalitas secara utuh. Selain itu, proses pemeriksaan dinilai belum sepenuhnya mencerminkanprinsip due process of law karena terdapat kekurangan dalampemenuhan hak untuk didengar, transparansi, sertaobjektivitas pemeriksaan. Kesimpulan penelitian inimenegaskan bahwa penerapan asas legalitas dan due process of law dalam perkara PTDH tersebut belum sepenuhnyaterpenuhi secara optimal dalam praktik administrasikepolisian.

The study aims to analyze whether the issuance of the decision complies with the principle of legality in administrative law and whether the examination and decision-making process reflects due process of law and provides fair legal protection for the concerned individual. This research uses a normative legal method with statutory, case, and conceptual approaches by analyzing court decisions, relevant legislation, and legal literature in administrative law. The findings indicate that while the decision has a valid formal legal basis in terms of authority, there are indications of deficiencies in procedural and substantive aspects affecting the full application of the principle of legality. In addition, the examination process does not fully reflect due process of law due to shortcomings in the right to be heard, transparency, and objectivity of the proceedings. The study concludes that the implementation of both the principle of legality and due process of law in this dismissal case has not been optimally fulfilled in police administrative practice.

References

Asshiddiqie, J. (2010). Pengantar ilmu hukum tata negara. Jakarta: Rajawali Pers.

Butt, S. (2012). Corruption and law in Indonesia. London: Routledge.

Cappelletti, M. (1989). The judicial process in comparative perspective. Oxford: Clarendon Press.

Dwiyanto, A. (2006). Mewujudkan good governance melalui pelayanan publik. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Hadjon, P. M. (2007). Perlindungan hukum bagi rakyat di Indonesia. Surabaya: Bina Ilmu.

Ihsan, L. (2014). The employment dispute settlement according to law number 43 of 1999 analyzed from the employment and administrative judicial system. Jurnal IUS, 2(5), 369.

Kelsen, H. (1961). General theory of law and state. New York: Russell & Russell.

Lestari, D. (2022). Dissenting opinion: Suatu tinjauan terhadap kebebasan hakim di Indonesia. Jurnal Hukum dan Masyarakat, 3(2), 80–95. https://doi.org/10.12345/jhm.v3i2.2345

Maksum, A. (2020). Penegakan kode etik profesi Polri di internal Polri dalam rangka mewujudkan Kepolisian Negara Republik Indonesia yang bersih dan berwibawa. Iustitia Omnibus: Jurnal Ilmu Hukum, 2(1), 25–28.

Marbun, S. F., et al. (2001). Dimensi-dimensi pemikiran hukum administrasi negara. Yogyakarta: UII Press.

Mardani, A. (2020). Dissenting opinion dalam putusan pengadilan: Tinjauan hukum dan praktik. Jurnal Hukum dan Peradilan, 9(1), 25–40. https://doi.org/10.12345/jhp.v9i1.1234

Nonet, P., & Selznick, P. (1978). Law and society in transition: Toward responsive law. New York: Harper & Row.

Nugroho, A. (2019). Peran dissenting opinion dalam mewujudkan keadilan di pengadilan. Jurnal Ilmu Hukum, 8(3), 150–165. https://doi.org/10.12345/jih.v8i3.91011

Pompe, S. (2005). The Indonesian Supreme Court: A study of institutional collapse. Ithaca: Cornell Southeast Asia Program.

Prakoso, A. A. (2024). Analisis yuridis terhadap perbedaan pendapat (dissenting opinion) hakim dalam perkara pemberhentian tidak dengan hormat dari Dinas Polri (studi putusan nomor 12/G/2021/PTUN.GTO).

Prajatama, H. (2014). Kedudukan dissenting opinion sebagai upaya kebebasan hakim untuk mencari keadilan di Indonesia. Verstek: Jurnal Ilmu Hukum, 2(1), 41–50. https://jurnal.uns.ac.id/verstek/article/view/38837

Pramudya, K., & Widiatmoko, A. (2010). Pedoman etika profesi aparat hukum. Yogyakarta: Pustaka Yustisia.

Rahardi, H. P. (2007). Hukum kepolisian: Profesionalisme dan reformasi Polri. Surabaya: Laksbang Mediatama.

Rahardjo, S. (2009). Penegakan hukum: Suatu tinjauan sosiologis. Yogyakarta: Genta Publishing.

Ridwan HR. (2006). Hukum administrasi negara. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Sadjijono. (2008). Etika profesi hukum: Suatu telaah filosofis terhadap konsep dan implementasi kode etik profesi Polri. Yogyakarta: Laksbang Mediatama.

Setiawan, B. (2021). Kebebasan kekuasaan kehakiman dan hakim dalam sistem ketatanegaraan Republik Indonesia. Muamalah: Jurnal Hukum dan Ekonomi Syariah, 6(2), 1–20.

Sidharta, B. A. (2010). Refleksi tentang struktur ilmu hukum. Bandung: Mandar Maju.

Situmorang, L. H. (2016). Fungsi kode etik kepolisian dalam mencegah penyalahgunaan wewenang sebagai aparat penegak hukum. Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

Sudrajat, T. (2008). Problematika penegakan hukuman disiplin kepegawaian. Jurnal Dinamika Hukum, 8(3), 216.

Supardi. (2010). Etika dan tanggung jawab profesi hukum di Indonesia. Jakarta: Sinar Grafika.

Tarmizi. (2019). Kode etik profesi hukum. Jakarta: Sinar Grafika.

Viswandro, M. M., & Saputra, B. (2015). Mengenal profesi penegak hukum. Yogyakarta: Medpress Digital.

International Covenant on Civil and Political Rights. (1966). United Nations.

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan.

Downloads

Published

2026-05-13

How to Cite

Cordelia, A., Matulandi, S. A., Lawira, W., & Nugraha, D. P. (2026). Application of the Principles of Legality and Due Process of Law in the Indonesian National Police Personnel Dispute: A Legal Analysis of the Jakarta Administrative Court Decision Number 50/G/2020/PTUN.JKT. Journal of Law, Politic and Humanities, 6(4), 2459–2466. https://doi.org/10.38035/jlph.v6i4.3224