Dinamika Sosial Keluarga dalam Pola Long Distance Marriage: Studi pada Pegawai Mutasi Temporer Instansi Vertikal di Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang
DOI:
https://doi.org/10.38035/jpkn.v4i1.3870Keywords:
Disfungsi, Fungsi Sosialisasi, Fungsi Perlindungan, Long Distance MarriageAbstract
Long distance marriage merujuk pada kondisi perkawinan di mana suami dan istri menjalani kehidupan secara terpisah akibat tuntutan pekerjaan, khususnya karena mutasi sementara pada pegawai instansi pemerintah vertikal. Pemisahan fisik dalam jangka waktu tertentu ini dapat menyebabkan ketidakefektifan fungsi keluarga, terutama fungsi sosialisasi dan fungsi perlindungan yang membutuhkan kehadiran langsung orang tua dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan ketidakefektifan fungsi sosialisasi dan perlindungan serta mengkaji dampaknya dalam rumah tangga long distance marriage. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yang terdiri atas 14 orang, yaitu 10 informan utama dan 4 informan pendukung. Informan utama adalah pasangan suami istri yang menjalani long distance marriage minimal satu tahun, bekerja pada instansi vertikal, dan berdomisili di provinsi yang berbeda. Informan pendukung meliputi anggota keluarga, tetangga, dan rekan kerja yang mengetahui kondisi rumah tangga informan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan studi dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan teori disfungsi Robert K. Merton. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rumah tangga long distance marriage mengalami disfungsi pada fungsi sosialisasi dan perlindungan. Faktor penyebabnya meliputi keterbatasan kehadiran orang tua, ketidakseimbangan keterlibatan orang tua, ketergantungan pada keluarga besar, serta penggunaan teknologi. Kondisi tersebut mengakibatkan berkurangnya keterlibatan langsung orang tua, pergeseran peran pengasuhan, serta meningkatnya ketergantungan pada komunikasi tidak langsung dalam pelaksanaan fungsi keluarga.
References
Akbar, A. A. (2023). Intensitas Komunikasi dan Komitmen Pernikahan pada Pasangan Long Distance Marriage (LDM). Jurnal Penelitian Psikologi, 14(1). https://doi.org/10.30739/jbkid.v3i1.2342
Agussalim, A., & Sabrina, S. (2024). Dampak pernikahan jarak jauh terhadap keharmonisan rumah tangga dalam perspektif hukum Islam. Jurnal Tana Mana, 5(1). https://doi.org/10.33648/jtm.v5i1.568
Anisah, L., Safitri, C. M. T., & Kusuma, H. S. (2023). Kepuasan Pernikahan dan Conflict Resolution pada Pasangan Long Distance Marriage. Journal on Education, 5(3), 6837–6847. https://doi.org/10.31004/joe.v5i3.1468
BKN, H. (2021). Kenali Enam Jenis Mutasi PNS dan Syarat Pengajuannya. https://www.bkn.go.id/kenali-enam-jenis-mutasi-pns-dan-syarat-pengajuannya/
Firmanto, A. D. (2023). Pengungkapan diri dan kepuasan pernikahan pada long distance marriage. Jurnal Psikologi. https://jurnal.univrab.ac.id/index.php/psi/article/download/3741/1605
Fitriani, A., Rasyidin, Y., Irawan, Y., & Sawitri, D. (2024). Marriage satisfaction in long-distance: The role of trust and family support in early adult couples. Jurnal Hawa: Studi Pengarus Utamaan Gender dan Anak, 6(2). http://dx.doi.org/10.29300/hawapsga.v6i2.5264
Horton, P. B., & Hunt, C. L. (1984). Sosiologi (E. Goffman (ed.); 1st ed.). Erlangga.
Iriyanto, A. A. R. N. (2025). Perubahan Sosial Long Distance Marriage dalam Transformasi Keluarga di Era Digital : Studi Deskriptif tentang Konflik Peran, Kebutuhan Seksual, dan Solusi Teknologi dalam Mempertahankan Keharmonisan Hubungan Pernikahan Jarak Jauh Pekerja di Surabaya. 14(01), 171–180.
Khotijah, S., Mening, S. A., Ariyanti, W., & Pertiwi, A. D. (2024). Pola Asuh Anak Usia Dini Dari Keluarga Ldm (Long Distance Marriage) Di Samarinda. Jurnal Al-Abyadh, 7(1).
Maihasni, Anggraini, N., & Fachrina. (2024). Implementasi Fungsi Keluarga pada Pasangan Menikah Dini di Kota Padang. Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial Budaya, 26(2), 205–212.
Mas’udah, D. S. (2023). Sosiologi Keluarga : Konsep, Teori dan Permasalahan Keluarga (1st ed.). Prenadamedia Group.
Merton, R. K. (1968). Social Theory and Social Structure 1968 Enlarged Edition (1968 Editi). Collier Macmillan Publishers. https://mega.nz/file/YgQ2iCJC#Bv7wUZPPi5BTgskBZaMkp3v8ztVGYDoz5TtF-WtC0FQ
Nugraheni, A. F. D., & Pratiwi, P. H. (2020). Pernikahan jarak jauh (long distance marriage) pada masyarakat perkotaan (studi di Kecamatan Kalikotes, Kabupaten Klaten). Jurnal Pendidikan Sosiologi, 9(4), 6.
Qorifah, K., Kurohman, T., & Sahroni, M. (2023). Dampak Pernikahan Jarak Jauh terhadap Keharmonisan Rumah Tangga Perspektif Islam. HUMANITIS: Jurnal Humaniora, Sosial Dan Bisnis, 1(5), 494–505.
Pasaribu, Y. T., & Arjadi, R. (2023). Relational maintenance behavior as a predictor of marital satisfaction in commuter marriage. Jurnal Psikologi, 50(1), 104–124. https://doi.org/10.22146/jpsi.72905
Rahman, A. S. N. (2021). Hubungan Antara Keberfungsian Keluarga Terhadap Perilaku Phubbing Pada Mahasiswa. Universitas Islam Riau.
Risaldy, A. (2024). Implementasi Hak Dan Kewajiban Suami Istri Hubungan Jarak Jauh Dalam Perspektif Maqashid Asy-Syriah (Studi Kasus Kecamatan Labata Kabupaten Soppeng). Relinesia: Jurnal Kajian Agama Dan Multikulturalisme Indonesia, 3(4), 310–319.
Subhan, M. (2022). Long Distance Marriage (LDM) dalam Perspektif Hukum Islam. Ulûmuna: Jurnal Studi Keislaman, 8, 445–465.
Wijayanti, Y. T. (2021). Long distance marriage couple communication pattern during the Covid-19 pandemic. Jurnal ASPIKOM, 6(1). https://doi.org/10.24329/aspikom.v6i1.718
Yasmine, F. (2025). Pelaksanaan fungsi keluarga pada pasangan long distance marriage (Studi Pada 5 Keluarga Pegawai Mutasi Temporer Instansi Vertikal Di Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang). Universitas Andalas.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fitri Yasmine, Maihasni, Alfan Miko

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta :
Penulis yang mempublikasikan manuskripnya di jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
- Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mengakui bahwa Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Nusantara (JPKN) berhak menjadi yang pertama menerbitkan dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (Attribution 4.0 International CC BY 4.0) .
- Penulis dapat mengirimkan artikel secara terpisah, mengatur distribusi non-eksklusif manuskrip yang telah diterbitkan dalam jurnal ini ke versi lain (misalnya, dikirim ke repositori institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll.), dengan mengakui bahwa manuskrip telah diterbitkan pertama kali di Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Nusantara (JPKN).























